45 Desa di Trenggalek Terancam Longsor

Longsor - inilah.com
foto istimewa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek menyatakan sebanyak 45 desa di Trenggalek dinyatakan rawan longsor, sehingga masyarakat diminta untuk mewaspadai ancaman tersebut.

Dari 45 desa itu tersebar di 10 kecamatan yang umumnya berada di wilayah pegunungan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris BPBD Trenggalek, Tri Puspita Sari.

“Masyarakat yang tinggal di daerah tersebut diimbau untuk waspadai dan mengantisipasi ancaman tersebut selama musim hujan,” ujarnya.

Menurutnya dalam waktu tiga pekan tercatat 30 rumah mengalami rusak berat akibat longsor. Tak hanya rumah, longsor juga merusak sejumlah fasilitas lainnya seperti jalan, jembatan serta bangunan sekolah.

Baca juga  Sambangi Jawa Timur, Jokowi Resmikan Dua Bendungan Bernilai Rp2,2 T

Seperti yang terjadi di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko yang akses jalannya terputus dan 14 kepala keluarga di Dusun Pelem terisolasi. Pasalnya jalan penghubung antara Dusun Pelem dengan Dusun Krajan ambles sedalam 5 meter dengan panjang sekitar 15 meter.

“Sebelumnya longsor juga menutup total akses jalan Kampak-Munjungan, tepatnya di Dusun Sarubasahan Desa Besuki Kecamatan Munjungan. Namun tidak berlangsung lama, jalan bisa dilalui lagi setelah petugas gabungan dibantu masyarakat membersihkan material longsor,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar