Jumat, 07 Oktober 2022
11 Rabi'ul Awwal 1444

45 WNI Masih di Ukraina, 32 di Antaranya Memilih Tetap Tinggal

Kamis, 10 Mar 2022 - 18:01 WIB
WNI Ukraina

Dari 165 warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Ukraina, 120 di antaranya telah kembali ke Tanah Air. Sehingga masih tersisa sebanyak 45 orang yang berada di Ukraina.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha mengatakan data tersebut tercatat di Kemenlu.

“Artinya, pascaketibaan 80 WNI menggunakan pesawat evakuasi khusus 3 Maret lalu, ada 40 lagi yang sudah bisa kita evakuasi keluar dari Ukraina,” katanya, Kamis (10/3/2022).

Dia menyebutkan 13 WNI saat ini masih dalam upaya evakuasi, sembilan di antaranya berada di Chernihiv serta empat lainnya sudah berada di Lviv, dua dari Dimitrov, dan dua dari Kharkiv.

Baca juga
Permintaan Turun, Harga Minyak Dunia Rontok di Bawah US$100/Barel

Menurut Judha, Lviv merupakan wilayah Ukraina bagian Barat yang relatif lebih aman. Dia memastikan pihaknya akan terus berupaya mengevakuasi sembilan WNI di Chernihiv.

“Upaya koridor kemanusiaan ternyata tidak efektif di lapangan. Kami sudah mengupayakan penjemputan dan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait di lapangan, namun masih terjadi pertempuran di rute evakuasi,” katanya.

Sementara itu, sebanyak 32 WNI memilih tetap tinggal di Ukraina karena sebagian besar dari mereka menikah dengan pria warga negara Ukraina, sementara pemerintah setempat melarang pria dewasa untuk meninggalkan negara itu.

“Atas pilihan sendiri (mereka) memilih untuk tinggal bersama keluarganya. Dari 32 WNI itu juga termasuk pejabat dan staf esensial KBRI,” ujarnya.

Baca juga
Rusia Sebut Rekaman di Kota Bucha 'Dipesan' AS

Judha mengatakan jumlah WNI di Ukraina selalu bertambah dari data awal sebelum terjadinya serangan Rusia pada 24 Februari lalu.

“Ini salah satu tantangan yang kami hadapi karena ada WNI yang tidak lapor diri sejak awal, padahal kami sudah meminta untuk keakuratan dan kecepatan respons dari KBRI. Tentu, data yang akurat menjadi kunci utama,” katanya.

Tinggalkan Komentar