5 Kriteria Tempat Perawatan Pasien Omicron di Rumah

Tempat Perawatan Pasien Omicron - inilah.com
istimewa

Sehubungan dengan peningkatan kasus COVID-19 utamanya karena varian Omicron, ada beberapa kriteria tempat perawatan pasien Omicron. Terlebih bagi para pasien yang memiliki gejala ringan atau juga Orang Tanpa Gejala (OTG).

Penularan virus Omicron begitu cepat. Karena itu, menurut Tjandra Yoga Aditama selaku Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), jika nanti jumlah pasien terus bertambah maka baiknya ada kemungkinan penanganan pasien COVID-19 utamanya akibat varian Omicron.

“Untuk mereka yang OTG (asimptomatik) dan tidak ada faktor risiko bukan lansia, tidak ada komorbid, dan lainnya dapat saja dirawat di rumah, kalau memang rumah sakit sudah mulai akan penuh,” papar mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis, (13/01/2022).

Baca juga  Selain Kemoterapi, Imunoterapi Dianggap Mampu Tingkatkan Kesempatan Hidup Pasien Kanker

Untuk ini ada 5 kriteria tempat perawatan pasien Omicron di rumah:

1. Tersedia ruang atau kamar yang sehat dan aman

Pasien Omicron saat isolasi di rumah harus berada di ruangan atau kamar yang sehat. Artinya, sirkulasi udara harus bagus.

2. Peran keluarga dalam merawat pasien

“Keluarga menguasai bagaimana menanngani pasien yang ada di rumah. Seperti penyediaan makan, kebersihan, dan lainnya. Serta amat perlu ada dukungan moral dan sikap positif dari anggota keluarga dan kerabat,” tambahnya.

3. Pasien Omicron jalankan perawatan di rumah dalam pengawasan dokter

“Harus dalam pengawasan dokter, baik Puskesmas, klinik setempat, atau dengan telemedisin,” ujarnya.

Baca juga  Epidemiolog Ungkap Cara Cegah Sebaran Omicron

4. Perlu monitor keadaan kesehatan

Pertama adalah monitor ada tidaknya keluhan seperti demam, batuk, sesak nafas, sakit kepala, nyeri tubuh, diare, atau perburukan dari keluhan.

“Kedua adalah monitor dengan alat, misalnya saja dengan thermometer yang relatif mudah didapat, atau lebih bagus lagi dengan oximetri untuk tahu situasi oksigen di tubuh, atau mungkin alat tensimeter untuk mengukur tekanan darah, dan lainnya,” kata Tjandra Yoga. Monitor setidaknya dilakukan dua atau tiga kali sehari.

5. Kebutuhan sehari-hari pasien harus tetap terjaga baik

Jika melakukan perawatan di rumah, kebutuhan para pasien Omicron harus tetap terpenuhi seperti makan dan minum yang baik, istirahat yang cukup, pakaian dan tempat tidur yang memadai.

Baca juga  Positif COVID-19, Suga BTS Ungkap Kondisi Kesehatan Baik-Baik Saja

“Juga harus dijamin keamanannya, misalnya jangan sampai ada arus pendek listrik di kamar karena pasien tertidur sambil alat elektronik menyala, atau tergelincir di kamar mandi karena penuh air tidak dibersihkan, dan lainnya. Pola hidup sehat tentu harus terjaga, termasuk berolah raga, menjaga kebersihan dan mengelola kemungkinan stress dengan baik,” ungkapnya.

Tinggalkan Komentar