Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

5 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Lunasi Janji Kampanye ke Warga

Selasa, 13 Sep 2022 - 20:30 WIB
Penulis : Harris Muda
Editor : Fadly Zikry
Anies janji kampanye - inilah.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Riza Patria - (Foto: Inilah.com/Harris Muda)

Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan selesai pada Oktober 2022 mendatang. Meski demikian, pengumuman pemberhentian Anies dari kursi nomor satu Ibu Kota telah diumumkan oleh DPRD DKI Jakarta, hari ini, Selasa (13/9/2022).

Jelang masa bakti berakhir, janji politik Anies selalu menjadi perhatian publik. Lima tahun mengabdi, sudah banyak janji yang sudah dilunasi Anies selama masa jabatannya menduduki kursi Gubernur DKI Jakarta.

Berikut sederet prestasi dan janji politik yang dilunasi Anies seperti dihimpun inilah.com:

1. Menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta

Pergerakan besar Anies dimulai ketika menghentikan proyek reklamasi teluk Jakarta. Kebijakan besar itu dibuat Anies menjelang satu tahun menjabat sebagai Gubernur atau lebih tepatnya 26 September 2018.

Keputusan telak ini diambil usai Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu membentuk Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta melalui Peraturan Gubernur Nomor 58 Tahun 2018.

Hasil verifikasi menunjukkan para pengembang yang mengantongi izin reklamasi tidak melaksanakan kewajiban mereka.

2. Rumah DP Nol Rupiah

Rumah Down Payment (Dp) 0 rupiah yang digaungkan Anies saat kampanye juga telah terealisasi. Tercatat, proyek yang ini terus digencarkan Anies dan ditargetkan rampung 2024 mendatang.

Baca juga
BMKG: Hujan Akan Guyur Jakarta Mulai Rabu Siang

Berdasarkan data yang terhimpun pada periode Januari 2018-Agustus 2019 telah dilaksanakan penyediaan hunian Nol Rupiah di 3 lokasi sebanyak 984 unit hunian.

Dengan rincian, terdiri dari Menara Samawa Nuansa Pondok Kelapa sebanyak 1 tower 780 unit, Tower Bunaken Sentraland Cengkareng sebanyak 1 tower 166 unit, dan Bandar Kemayoran sebanyak 2 tower 38 unit hunian. Total hunian DP Nol yang disediakan sebanyak 6 tower dan 2.332 unit.

Dan terhadap para pemilik unit hunian tersebut telah disalurkan dana Fasilitas Pembiaya Pemilikan Rumah (FPPR) sebesar Rp250 Miliar bagi 936 Penerima Manfaat (PM), sehingga penyaluran dana FPPR telah mencapai 95,12% dari total penyediaan hunian tersebut.

3. Integrasi Transportasi Ibu kota

Bicara hunian tentunya berhubungan dengan transportasi. Dan ini tampaknya ini sudah dipikirkan secara matang oleh Anies.

Integrasi angkutan umum di Jakarta kini jauh lebih mentereng. Hal ini juga merupakan perwujudan janji politik Anies ketika didapuk menjadi Gubernur Ibu Kota.

Semula, konsep integrasi tiket dan tarif satu harga, tampak mustahil dibuat karena masing-masing moda transportasi ibu kota dulunya dikelola oleh perorangan atau pun pihak swasta.

Baca juga
Foto: Pemprov DKI Kembali Buka 59 RTH, Warga Bersantai di Taman Lapangan Banteng

Melalui sistem yang ia beri nama JakLingko, Anies membuat jaringan transportasi di Jakarta jauh lebih nyaman dan cenderung mudah. Bahkan, tarif integrasi juga terjangkau dan mempersingkat mobilitas masyarakat.

Mulai dari mikrotrans atau yang dikenal Angkot Jaklingko, Transjakarta, MRT Jakarta LRT Jakarta dan Commuter Line (KRL) kini sudah saling bertautan.

4. Stadion Standar Internasional

Dari segi hiburan, proyek Anies selama menjabat juga tak bisa dikesampingkan. Satu yang menjadi pusat perhatian adalah berdirinya stadion megah yang diberi nama Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini berdiri di daerah Jakarta Utara. Menariknya, Anies merealisasikan arena sepak bola yang semula dicanangkan Joko Widodo (Jokowi) saat menjabat sebagai Gubernur.

Saat itu stadion yang dulu diberi nama BMW ini tertunda pembangunannya. Bahkan silih berganti Gubernur saat masa Basuki Tjahja Purnama (Ahok) juga urung terealisasi.

Pembangunan Stadion BMW kala itu semakin tidak tentu arah ketika Pemprov DKI Jakarta era Jokowi kalah melawan PT Buana Permata Hijau di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait sengketa lahan BMW. PTUN membatalkan Sertifikat No 250 dan 251 atas nama Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga
November, DKI Tambah 3.050 Sekolah untuk PTM Terbatas

Tepat pada Pada 14 Maret 2019, Anies pun merubah nama stadion yang hendak dibangun menjadi Jakarta International Stadium (JIS).

Sejak saat itu, Anies mulai serius merealisasikan stadion yang tak kunjung usai di beberpa pejabat sebelumnya. Kemudian, tiga tahun berselang, atau tepat pada 19 April 2022, Anies menggelar peluncuran awal (soft launching) JIS.

Sebelum soft launching, stadion berstandar internasional itu juga telah digunakan dalam pertandingan sepak bola. Di mana saat itu, tim junior dari Barcelona dan Atletico Madrid turut merumput di JIS.

Tinggalkan Komentar