5 Tantangan Utama Ekonomi Indonesia Sesudah COVID-19

5 Tantangan Utama Ekonomi Indonesia Sesudah COVID-19 - inilah.com
foto istimewa

Bangsa Indonesia bakal mengalami lima tantangan utama perekonomian setelah COVID-19. Apa saja? 

Dimulai dari pemulihan ekonomi global yang tidak merata, scaring effect terhadap stabilitas sistem keuangan, akselerasi ekonomi dan keuangan digital yang semakin cepat, kebutuhan inklusi ekonomi dan keuangan yang semakin nyata serta dorongan untuk implementasi ekonomi dan keuangan hijau.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan untuk menjawab tantangan tersebut, terdapat enam respons kebijakan yang meski dilakukan.

Pertama, sinergi pembukaan sektor ekonomi, pemulihan korporasi dan pembiayaan perbankan bagi dunia usaha.

Kedua, seluruh instrumen bauran kebijakan BI yang diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, berkoordinasi erat dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Baca juga  Nasi Bisa Bikin Kita Gemuk, Mitos Atau Fakta?

Ketiga, digitalisasi sistem pembayaran untuk integrasi ekonomi dan keuangan digital untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi, antara lain implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), elektronifikasi, BI Fast, dan reformasi regulasi.

Keempat, implementasi reformasi struktural sebagai strategi percepatan transisi menuju negara maju, baik dari sisi kualitas sumber daya manusia, produktivitas, serta pembangunan infrastruktur.

“Kelima, yakni mendorong inklusi ekonomi dan keuangan melalui pemberdayaan ekonomi dan UMKM, serta keenam melalui kebijakan keuangan hijau untuk keberlanjutan sebagai upaya untuk memitigasi risiko sistemik akibat perubahan iklim,” ucap dia.

Tinggalkan Komentar