Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

5 Tips Menawar Mobil Bekas Agar Dapat Harga Terbaik

Tips Menawar Mobil Bekas

Lagi berburu beli mobil bekas, tapi harga yang ditawarkan kemahalan? Anda harus memahami cara menawar mobil bekas yang bijak supaya bisa dapatkan harga yang sesuai.

Mobil adalah sebuah aset yang sifatnya terdepresiasi. Itu artinya, dalam tahun ke tahun nilainya bakal menyusut. Makanya, harga bekasnya bisa lebih murah. Namun, tanpa trik negosiasi jual beli mobil yang baik, besar kemungkinan Anda bakal rugi karena harus membayar dengan harga lebih tinggi.

Salah satu marketplace penyedia pilihan asuransi di Indonesia, Lifepal.co.id, membagikan lima tips mengenai cara menawar mobil bekas secara efektif agar dapat harga murah yang juga disadur dari berbagai sumber:

1. Tes drive dulu, dan sebutkan kekurangannya ke penjual

Salah satu hal yang bisa membuat harga mobil anjlok adalah kondisi mobil tersebut. Karena itu, semakin banyak kita mengetahui kekurangan mobil bekas yang ingin dibeli, semakin besar pula kemungkinan untuk mendapat diskon.

Lewat tips menawar beli mobil bekas satu ini, Anda harus mampu mengetahui secara menyeluruh sensasi berkendara mobil tersebut. Sebagai contoh, setirnya agak getar dan kalau dilepas dalam keadaan jalan, maka mobil otomatis akan lari ke sisi kanan atau kiri. Jika kondisinya seperti itu, besar kemungkinan kamu harus spooring ulang dan balancing ban, karena laju mobilnya sudah gak seimbang.

Baca juga
Menguak Fakta Tidur Telanjang, Menyehatkan atau Malah Bikin Masuk Angin?

Bukannya maksudnya nyari-nyari kekurangan, tapi lebih kepada waspada karena sekeren-kerennya mobil bekas tetap saja bukan mobil baru yang gres. Bisa jadi, mobil itu memang sudah waktunya ‘jajan’ spare part.

2. Jangan sungkan menawar

Setelah mobil dicoba, jangan lupa tanyakan ke penjual, “masih bisa kurang kan bos?” Jangan sungkan dengan ucapan penjual yang bilang, “boleh asal jangan sadis-sadis”, atau “nego tipis saja ya”.

Penjual tentu berharap keuntungan yang besar. Karena itu, semakin banyak kekurangan mobil tersebut yang Anda temukan seperti yang dijelaskan di poin satu. Maka semakin besar pula peluang Anda untuk meminta potongan harga saat beli mobil bekas.

3. Jangan terlalu terlihat tertarik

“Wah, keren ya. Mulus banget ini, boleh saya coba mas bro?” Jika reaksi Anda seperti ini, penjual tentu tahu bahwa Anda sudah kepincut sama mobilnya. Harga mahal pun bisa saja Anda bela-belain karena memang sudah naksir.

Baca juga
Bagaimana Konten Instagrammu Bisa Viral dan Laris Jualannya? Ini 3 Rahasianya!

Ketika Anda melakukan negosiasi, maka diskon yang diberikan penjual tak bakal terlalu signifikan. Bisa jadi cuma turun ratusan ribu atau Rp1 jutaan saja.

Meski Anda menawarnya tipis-tipis, tetap saja si penjual akan bertahan di harga tersebut. Karena itu, cara nego mobil bekas yang tak boleh diabaikan adalah tidak terlalu memperlihatkan ketertarikan Anda.

4. Ajak penjual lakukan inspeksi sebelum menawar mobil bekas

Yakin mobil bekas itu sehat-sehat saja? Tak pernah terendam banjir atau mengalami tabrakan? Ketika menerapkan cara menawar mobil bekas, jangan abaikan inspeksi mobil.

Kalau si penjual mengatakan hal itu sampai menambahkan embel-embel ‘dijamin terawat’, ajak saja ke tempat inspeksi mobil. Saat ini, banyak kok portal jual-beli mobil yang menawarkan jasa inspeksi mobil.

Seandainya si penjual menolak, tandanya cuma ada dua kemungkinan. Mobilnya memang sebenarnya bermasalah, atau dia gak mau meladeni Anda untuk pelayanan satu ini.

5. Kalau tidak jodoh jangan dipaksakan

Ketika Anda sudah melakukan negosiasi mobil bekas incaran dengan cara di atas, tapi si penjual tetap kekeuh gak menurunkan harga jualnya, maka bisa jadi memang belum jodoh.

Baca juga
Tata Kelola Digital Jadi Fokus Agenda dalam Pra-KTT 2 Y20 Indonesia

Patokan untuk membeli aset ini tentu saja adalah mahar alias uangnya. Jika memang uang yang Anda anggarkan masih kurang cukup untuk jadi mahar mobil ini, maka tak perlu dipaksakan.

Besar kemungkinan si penjual bisa saja bilang kalau, “Wah sudah ada yang antre di harga segitu tapi belum saya lepas”. Atau bisa juga begini, “Saya jual santai, mana yang cocok saya lepas”.

Jika Anda menerima respons seperti itu, jangan gegabah dan panik. Ingat bahwasanya mobil adalah aset yang nilainya mengalami depresiasi.

Katakan saja padanya, “Ya sudah, saya ngantre di harga segini saja deh, barangkali nanti bos berubah pikiran”.

Setelah mendapatkan kendaraan bekas, jangan lupa untuk tetap melindungi kendaraan Anda dengan asuransi. Karena dengan asuransi kendaraan, maka tentunya Anda akan lebih tenang saat berkendara serta menghindari risiko finansial dari kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan, pencurian dan lainnya.

Cukup kunjungi tautan berikut ini untuk bisa mendapatkan berbagai pilihan asuransi kendaraan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

Tinggalkan Komentar