Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

5 Tips Perencanaan Keuangan bagi Pasangan Muda

Jumat, 20 Mei 2022 - 03:22 WIB
keuangan
(ist)

Perencanaan finansial rumah tangga yang tepat tentunya menjadi impian dari seluruh keluarga, khususnya bagi keluarga muda yang baru membangun rumah tangga.

Merancang strategi perencanaan finansial secara matang akan sangat membantu pasangan dalam memastikan pengeluaran rumah tangga terkontrol dan tentunya tidak melebihi angka dari penghasilan.

Biaya-biaya yang muncul saat membangun rumah tangga seperti anggaran saat masa kehamilan dan melahirkan, dana pendidikan anak, anggaran untuk tempat tinggal, pembelian kendaraan, hingga dana investasi dan pensiun perlu menjadi perhatian bagi kedua pasangan.

Hal yang perlu diperhatikan bahwa berdasarkan data dari Mahkamah Agung yang dilansir dari berbagai sumber, segi ekonomi menjadi faktor nomor kedua dari penyebab perceraian di Indonesia pada tahun 2020.

Oleh karena itu, Lifepal.co.id sebagai salah satu insurance marketplace di Indonesia, memberikan berbagai tips yang dapat diaplikasikan oleh pasangan muda dalam mengatur pengelolaan finansialnya.

1. Jalin komunikasi dengan pasangan dalam merancang perencanaan keuangan

Ketika telah menikah, prioritas yang dimiliki oleh pasangan mudah sudah tentu berbeda dengan prioritas saat sebelum menikah. Pengeluaran yang tadinya dikeluarkan untuk diri sendiri, kini berganti untuk keluarga.

Baca juga
Cara Klaim Asuransi Mobil Jika Terlibat Tabrakan Beruntun

Sebagai pasangan yang baru menikah, penting untuk saling terbuka dan menjalin komunikasi secara baik mengenai semua jenis pengeluaran dan pendapatan finansial.

Anggaran untuk kebutuhan keluarga dapat diperhitungkan dengan matang apabila telah berhasil terjalin komunikasi antar pasangan yang baik.

2. Prioritaskan anggaran untuk dana darurat yang disimpan dalam rekening bersama

Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan finansial dalam keluarga adalah perencanaan yang kurang tepat. Sering kali anggaran untuk tabungan ataupun investasi dipergunakan untuk alokasi lain kebutuhan yang terdesak.

Oleh karena itu, persiapkan dana darurat dimana besaran alokasinya dapat didiskusikan bersama pasangan. Idealnya, dana darurat dapat berjumlah tiga hingga enam kali lipat dari total penghasilan bersama dalam kurun waktu satu bulan.

3. Mulai biasakan investasi bersama

Mungkin ketika sebelum menikah, Anda dan pasangan telah melakukan berbagai investasi yang dilakukan sendiri-sendiri. Namun apabila sudah menikah, Anda dan pasangan dapat mempertimbangkan untuk melakukan sebuah investasi secara bersama.

Baca juga
Mau Investasi yang Murah Meriah, Belilah Emas Lewat Tokopedia

Investasi yang telah digabung ini dapat bermanfaat untuk menambah dana tabungan pendidikan anak ataupun dana pensiun di hari kelak.

4. Pentingnya untuk catat pengeluaran dalam catatan khusus

Anggaran dalam pengeluaran keluarga akan sangat terbantu apabila kita mempersiapkan catatan khusus yang fungsinya memantau semua cash flow.

Catatan khusus berisikan semua pengeluaran akan membantu memastikan perencanaan keuangan secara terukur di mana semua transaksi telah disesuaikan dengan alokasi budget yang ada, sehingga Anda dan pasangan nantinya dapat menghindari pengeluaran yang over dibandingkan dengan nilai pemasukan.

5. Persiapkan proteksi untuk keluarga

Anggaran dalam pengeluaran keluarga akan sangat terbantu apabila kita mempersiapkan catatan khusus yang fungsinya memantau semua cash flow.

Catatan khusus berisikan semua pengeluaran akan membantu memastikan perencanaan keuangan secara terukur di mana semua transaksi telah disesuaikan dengan alokasi budget yang ada, sehingga Anda dan pasangan nantinya dapat menghindari pengeluaran yang over dibandingkan dengan nilai pemasukan.

Baca juga
Mobil Hilang Tenaga? Simak Penyebab dan Tips Mengatasinya

Co-Founder Lifepal.co.id Benny Fajarai menyebut bahwa mempersiapkan perencanaan finansial yang tepat bagi keluarga muda akan menjadi salah satu langkah dalam mencapai kebebasan finansial di masa depan.

“Konsisten menjadi kunci yang harus dipertahankan sembari menerapkan beberapa tips di atas. Khususnya untuk proteksi, pasangan muda jangan lupa untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai resiko yang dapat mengganggu stabilitas finansial,” ujarnya.

“Proteksi seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa dapat menjadi pilihan dasar dan prioritas awal untuk dimiliki,” lanjut Benny.

Tinggalkan Komentar