Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

6 Tips untuk Ajukan Klaim Asuransi

Istockphoto 1330071835 612x612 - inilah.com
Istockphoto

Ketika memutuskan memiliki mobil, tak hanya bisa menyetir saja yang menjadi syarat utama. Lebih dari itu, ada banyak hal yang harus Anda perhatikan saat membeli mobil, mulai dari harus memiliki asuransi untuk memproteksi diri dan mobil Anda, hingga mengetahui bagaimana cara mengajukan klaim asuransi mobil jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Mengetahui cara ajukan asuransi mobil dinilai sangat penting, agar Anda tidak merasa repot ketika sewaktu-waktu mobil Anda bermasalah. Terlebih, pengajuan klaim merupakan hak Anda untuk digunakan kapan saja.

Anda tidak mau kan harus tiba-tiba mengeluarkan uang banyak karena mobil yang rusak, atau ada kejadian yang tidak diinginkan? Memiliki mobil memang harus siap secara finansial, karena tak hanya harus merogoh kocek untuk biaya perbaikan, Anda juga perlu menyiapkan uang untuk perawatan mobil secara rutin.

Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk ajukan klaim asuransi mobil yang bisa Anda coba, agar tidak ditolak. Berikut ini penjelasannya:

Melampirkan Bukti Berupa Foto

Mengajukan klaim asuransi untuk kerusakan mobil Anda tidak begitu saja bisa diproses oleh pihak asuransi. Sebab, mereka akan terlebih dahulu meminta bukti yang mendukung klaim tentang kerusakan mobil Anda.

Biasanya, mereka akan meminta foto kondisi mobil yang rusak. Kerusakan pun bisa terjadi akibat kecelakaan atau terlibat senggolan dengan pengendara lain. Bukti foto ini sangat penting untuk membuktikan kondisi asli dari kendaraan Anda yang rusak akibat kecelakaan. Terlebih, jika kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan yang parah.

Baca juga
Jeep Wrangler dan Gladiator Model 2021 Hadir di Indonesia

Mengisi Formulir Klaim

Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pengajuan klaim asuransi mobil. Meskipun kadang kala persoalan administrasi terasa merepotkan, tetapi pengisian formulir pengajuan klaim merupakan salah satu hal utama yang wajib Anda lakukan. Sebab, klaim asuransi baru bisa diproses jika Anda sebagai pemohon melengkapi administrasi yang diminta.

Dalam formulir biasanya terdapat beberapa pertanyaan tentang kronologi kerusakan mobil Anda. Oleh karena itu, pastikan untuk mengisi formulir dengan teliti dan sesuai fakta, agar tidak ada masalah dalam klaim Anda.

Semakin lengkap, jelas, dan detail informasi yang Anda berikan kepada pihak asuransi, klaim yang diajukan pun akan semakin mudah untuk diproses secepatnya.

Lengkapi Dokumen Agar Klaim tidak Ditolak

Ketika mengajukan klaim, pihak asuransi juga akan meminta beberapa dokumen penting yang harus disiapkan oleh pemohon. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan benar-benar dokumen apa saja yang diminta.

Jika terjadi kesalahan, maka klaim yang diajukan akan sulit dipenuhi oleh pihak asuransi. Hal ini juga akan mempersulit Anda, karena mau tidak mau, Anda harus mengeluarkan kocek sendiri untuk membayar biaya perbaikan.

Baca juga
MMKSI Kembali Gelar Supermarket Exhibition di 22 Kota di Indonesia

Beberapa dokumen yang biasanya harus dilengkapi, di antaranya adalah formulir klaim, bukti polis asuransi, SIM, STNK, dan Surat Keterangan Polisi jika mobil Anda mengalami kecelakaan.

Ceritakan Kronologi Kejadian dengan Jelas

Tak hanya melengkapi berbagai persyaratan administrasi, biasanya pihak asuransi juga akan meminta Anda untuk membuat dan menceritakan kronologi kejadiannya dengan jelas saat ajukan klaim asuransi mobil. Untuk itu, berikanlah informasi selengkap dan serunut mungkin dari sisi kronologi kejadian, yang membuat mobil Anda lecet atau mengalami kecelakaan.

Bisa jadi, nantinya Anda juga akan diwawancarai, sehingga pastikan keterangan yang diberikan ke pihak asuransi benar-benar jelas dan sesuai dengan kronologi kejadian yang ada. Jangan juga bersikap gugup saat menjelaskan kronologi kejadiannya, karena akan membuat pihak asuransi curiga jika Anda berbohong dan klaim asuransi Anda bisa ditolak.

Hubungi Pihak Asuransi untuk Memuluskan Klaim

Menghubungi pihak asuransi menjadi hal pertama yang harus Anda lakukan, jika ingin ajukan klaim kerusakan mobil Anda. Sebab, klaim hanya bisa dilakukan terhadap asuransi yang memberikan perlindungan terhadap kendaraan yang Anda asuransikan.

Namun, tak hanya asuransi, Anda juga bisa mengontak kepolisian apabila mobil Anda lebih dari sekadar lecet atau mengalami kecelakaan. Selain itu, pihak asuransi juga menjadi salah satu pihak pertama yang wajib mengetahui kejadian tersebut.

Baca juga
Kemenkeu Asuransikan Aset Negara Senilai Rp34 Triliun, 24 Kementerian Masuk Daftar Tunggu

Gunakan Jasa Bengkel Rekanan

Kadang kala, masih banyak konsumen asuransi yang tidak memperhatikan benar-benar akan hal ini. Agar klaim asuransi Anda tidak ditolak, pilih bengkel rekanan perusahaan asuransi untuk melakukan perbaikan.

Umumnya, setelah melakukan pelaporan, biasanya banyak konsumen yang tidak ingin repot, sehingga mereka membawa mobil ke bengkel terdekat atau langganan saja. Padahal, hal tersebut tidak bisa semudah itu.

Saat mengajukan klaim asuransi, pihak konsumen harus bersabar atau laporan yang mereka buat, karena ada beberapa proses yang masih harus dilakukan. Setelah semua persyaratan dan laporan beres, pihak asuransi baru akan menindaklanjutinya dengan jadwal perbaikan kendaraan.

Hal ini dilakukan agar klaim yang diajukan benar adanya, dengan bukti kondisi mobil yang rusak. Setelah semua beres, pihak asuransi akan mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) sebagai surat pengantar untuk melakukan perbaikan di bengkel rekanan.

Nah, itulah enam tips yang bisa Anda lakukan jika ingin ajukan klaim asuransi mobil. Bagi Anda yang masih bingung memilih asuransi mobil yang tepat, Anda bisa melihatnya di Traveloka Lifestyle SuperApp. Sebab, Traveloka terdapat beragam pilihan asuransi mobil yang bisa Anda pilih.

Tinggalkan Komentar