600 Kasus Depresi Didapati Saat Pandemi Lewat Konsultasi Telemedicine

600 Kasus Depresi Didapati Saat Pandemi Lewat Konsultasi Telemedicine - inilah.com
istimewa

Pandemi Covid-19 adalah masa-masa yang tidak mudah dihadapi. Kesehatan mental adalah kunci dalam menjalani sulitnya berada di masa pandemi ini.

Tidak hanya soal bagaimana menghadapi virus yang bisa menyebabkan kematian itu, tetapi juga di tengah keterbatasan, masyarakat harus mencari pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), belum lagi anggota keluarga yang meninggal karena terinfeksi Covid-19 menjadi pukulan berat pada kesehatan mental masyarakat.

Untuk mengatasi masalah kesehatan mental terutama terkait depresi, Kementerian Kesehatan memiliki telemedicine konsultasi pelayanan kesehatan jiwa.

“Kita mempunyai telemedicine kesehatan jiwa sudah 600 konseling yang telah terlaksana. Ini untuk yang kita kerjakan dalam upaya penanggulangan masalah depresi saat Covid-19,” kata dr. Celestinus Eigya Munthe, Sp.KJ, M.Kes. sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA, saat temu media virtual Hari kesehatan Jiwa Sedunia, Jakarat, Rabu, (06/10/2021).

Baca juga  Tidak Ada Pasien COVID-19 di Aceh Jaya

Masih menurut Celestinus Eigya Munthe, untuk mengatasi masalah kesehatan mental dan jiwa terutama soal depresi, pihaknya terus mengupayakan dengan peningkatan konseling telemedicine di tengah pandemi.

“Jadi kita mengeluarkan (layanan konsultasi telemedicine) di semua rumah sakit jiwa. kita itu upaya peningkatan kesehatan jiwa melalui telemedicine dan cukup banyak rumah sakit jiwa kita untuk memberikan layanan telemedicine kita secara gratis,” tambahnya.

Tinggalkan Komentar