Sabtu, 25 Maret 2023
03 Ramadhan 1444

7 dari 11 Pasien Anak di RSCM Terpapar Senyawa EG dan DEG

Jumat, 21 Okt 2022 - 19:49 WIB
Menkes
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keterangan dalam rangka kesiapsiagaan libur Natal dan Tahun Baru, di Jakarta, Selasa (20/12/2022). (Foto: Arsip)

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan ada 7 dari 11 anak pasien di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM terpapar senyawa etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) pada tubuh mereka.

Menurutnya, akibat terpapar zat tersebut mengakibatkan sistem metabolisme tubuh sang anak menjadi rusak.

“7 dari 11 anak di RSCM terdapat senyawa kimia. Kalau senyawa kimia ini ada di dalam metabolisme tubuh anak bisa rusak,” katanya saat konferensi pers, Jumat (21/11/2022).

Budi menegaskan zat EG dan DEG dapat merusak ginjal anak. Sebab senyawa tersebut mengandung asam oksalat berupa kristal-kristal tajam.

Baca juga
Pemerintah Klaim Harga PCR Rp300 Ribu Sudah Murah

“Senyawa kimia ini kalau masuk kedalam tubuh kita itu bisa mengubah senyawa kimia menjadi asam oksalat itu berbahaya kalau masuk ke ginjal akan jadi kristal kecil tajam sehingga ginjal di balita rusak,” sambungnya.

Sampai saat ini Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) sudah melakukan pengetesan obat ke ke 241 rumah dan sebanyak 102 obat tercemar senyawa kimia EG dan DEG.

Sebagai informasi, Asam oksalat adalah zat banyak terkandung di dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Namun, jika jumlahnya berlebihan dalam tubuh, asam oksalat dapat menyebabkan penyakit batu ginjal.

Di dalam tubuh, asam oksalat berperan dalam proses metabolisme, yaitu untuk mengikat mineral dan membuatnya lebih mudah diserap serta diedarkan ke seluruh tubuh. Selain itu, asam oksalat juga berperan dalam proses perbaikan sel-sel tubuh dengan cara membentuk RNA.

Tinggalkan Komentar