Jumat, 07 Oktober 2022
11 Rabi'ul Awwal 1444

80 Ribu Lebih Wisatawan Terdampar di Hainan Akibat Temuan Omicron

Minggu, 07 Agu 2022 - 11:34 WIB
Hainan Omicron
Pulau Phoenix di Kota Sanya, Provinsi Hainan, China (foto: cgtn.com)

Lebih dari 80 ribu wisatawan terdampar di Kota Sanya, Provinsi Hainan, China, setelah ditemukan ratusan kasus positif baru COVID-19 varian Omicron BA.5.1.3.

Wakil Wali Kota Sanya, He Shigang, pada Sabtu (6/8/2022), menyebutkan lebih dari 80 ribu wisatawan yang terdampar itu mayoritas berada di Teluk Sanya dan Teluk Yalong, yang telah diklasifikasi sebagai zona berisiko rendah COVID-19.

Sejumlah pengelola hotel memberikan potongan tarif sewa kamar hingga 50 persen kepada para tamu karena tidak boleh meninggalkan objek wisata tropis Pulau Hainan yang berada di sebelah selatan daratan China tu.

Untuk mencegah meluasnya wabah tersebut, otoritas setempat mewajibkan orang-orang yang berada di wilayah itu melakukan tes COVID-19 selama 24 jam sekali.

Baca juga
Kejar Target Vaksinasi COVID-19, Mendagri Singgung Aceh

Otoritas setempat bersama pelaku industri pariwisata membentuk tim khusus untuk menangani pembatalan kunjungan wisata pada liburan musim panas ini.

Operator kereta api menangguhkan jadwal perjalanan menuju Sanya.

Semua penerbangan ke luar Sanya dibatalkan, sedangkan yang menuju Sanya diperintahkan kembali ke bandara asal.

Di Hainan dilaporkan terdapat 262 kasus baru COVID-19 pada Jumat (5/8/2022), sebanyak 229 kasus positif COVID-19 di antaranya ditemukan di Kota Sanya.

Pada Sabtu siang di Sanya ditemukan 129 kasus positif baru. Jika diakumulasi sejak Senin (1/8/2022) di Sanya terdapat 558 kasus yang semuanya diidentifikasi oleh otoritas kesehatan setempat sebagai Omicron subvarian BA.5.1.3.

Baca juga
Biden Umumkan Era Baru Hubungan AS-ASEAN

Selain dikenal sebagai pulau tropis, Hainan merupakan surga belanja baru barang-barang bermerek internasional setelah otoritas China menetapkan provinsi itu sebagai kawasan bebas pajak sejak tahun 2021.

Di Sanya terdapat basis Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang sekarang disibukkan oleh latihan militer besar-besaran di Selat Taiwan sebagai respons atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

Tinggalkan Komentar