9 Asupan Tangkal Depresi di Masa Pandemi

9 Asupan Tangkal Depresi di Masa Pandemi  - inilah.com
istimewa

Asupan nutrisi dengan kesehatan mental sangat berpengaruh, terlebih di masa pandemi seperti saat ini.

Konsumsi makanan sehat untuk tidak hanya untuk meningkatkan imunitas, tetapi juga memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang yang baik untuk kesehatan tubuh sangat dibutuhkan.

Para ilmuwan telah menemukan hubungan antar status zat gizi tertentu, seperti folat, magnesium, zat besi, seng, vitamin B6, B12, dan D yang rendah dapat berpengaruh pada suasana hati yang memburuk, perasaan cemas, dan risiko depresi.

Lantas, apa saja makanan yang dapat meningkatkan mood dan menangkal depresi dalam pikiran Anda? Berikut adalah 9 rekomendasi asupan yang dapat meningkatkan mood Anda sehari-hari dari Dr. Rimbawan, nutrition Advisory Board Herbalife nutrisition saat temu media virtual, Jakarta, baru-baru ini.

1. Cokelat

Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh.

Baca juga  Vaksinasi di Mall Jadi Salahsatu Solusi Percepat Program Vaksinasi

Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak.

Menurut ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah.

Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.

2. Salmon

Dukungan asam lemak omega 3 semakin dirasakan individu yang mengalami depresi yang lebih berat. Misalnya pemberian ikan salmon yang lebih banyak akan memberikan manfaat lebih karena salmon memiliki kandungan 1,6 gram omega 3 per 100 gram.

3. Telur

Telur adalah bahan makanan hewani yang mengandung hampir semua zat gizi makro dan mikro. Putih telur merupakan sumber protein, vitamin B2, B6, B12, dan selenium. Sementara kuning telur mengandung lemak, kalori, kolesterol, dan beberapa jenis mineral.

4. Paprika

Baca juga  Kabar Angelica Simperler Usai Cuti Melahirkan

Paprika memiliki kandungan vitamin C lebih banyak dibandingkan jeruk. Sebuah studi menyebutkan, hubungan antara kekurangan vitamin C dan perasaan depresi dan fungsi kognitif yang lebih lambat.

5. Yoghurt

Yoghurt sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan dikenal baik untuk menjaga sistem pencernaan karena memiliki kandungan probiotik. Manfaat lainnya adalah dapat menjaga kesehatan tulang hingga memperkuat daya tahan tubuh.

6. Oats

Oats mengandung avenanthramide, yaitu zat antioksidan yang dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah sehingga mengurangi risiko penyakit jantung. Sebuah studi menjelaskan, mengkonsumsi oatmeal secara rutin sangat membantu dalam pemulihan kondisi pasca serangan jantung.

7. Bayam

Bayam menjadi sayuran yang rendah kalori dan kaya serat. Bayam juga memiliki kandungan nutrisi yang banyak yaitu vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, dan vitamin E. Kemudian terdapat pula magnesium, zat besi, asam folat, kalsium, dan kalium.

Baca juga  Cahyo, Pahlawan Pandemi Penggagas Fotografer Jalanan Bangkit dari Keterpurukan

Selain itu, bayam juga mengandung beragam jenis antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin.

8. Pisang

Pisang memiliki kandunan kalium yang dapat membantu fungsi pembuluh darah dalam mengangkut oksigen ke otak. Pisang juga dapat menjaga kestabilan detak jantung, dan menurunkan tekanan darah. Pisang juga dapat mengurangi risiko stroke.

9. Golongan Berry

Golongan buah berry yaitu strawberry dan bluebery, dapat menurunkan risiko penurunan kesehatan mental. Sebuah penelitian menjelaskan, kandungan flavonoid pada buah berry mengandung antioksidan yang ampuh melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.

Konsumsi superfood buah berry ini dapat menghambat penuaan otak dan penurunan mental.

Tinggalkan Komentar