Sabtu, 10 Juni 2023
20 Dzul Qa'dah 1444

Abby Choi, Model Terkenal Hong Kong yang Dibunuh dan Dimutilasi Mantan Suaminya

Minggu, 26 Feb 2023 - 17:42 WIB
Penulis : DSY
Abby Choi 169 - inilah.com
Abby Choi saat menjadi halaman muka sebuah majalah mode di Monaco. [Foto: SCMP]

Kepolisian Hong Kong menangkap tiga orang atas tuduhan pembunuhan model cantik Abby Choi, setelah kaki influencer dan model itu ditemukan di lemari es di sebuah rumah di Desa Lung Mei, Distrik Tai Po, Jumat lalu.

Ketiga tersangka pembunuhan itu adalah ayah, ibu, dan kakak laki-laki mantan suami Abby Choi. Satu tersangka lain, yaitu mantan suami korban, masih diburu. Polisi menduga keluarga pembunuh itu mencoba menyesatkan penyidik.

Motif pembunuhan perempuan berusia 28 tahun itu adalah perselisihan keuangan. Polisi juga menemukan potongan jaringan manusia, diduga milik Abby Choi, di dalam panci sup. Kini polisi masih mencari kepala, badan, dan tangan Abby Choi.

Baca juga
Eksepsi Kuat Ma'ruf Disangkal Hakim, Bakal Disidang Bareng Ricky Rizal Pekan Depan

“Kami percaya korban dan keluarga mantan suami memiliki perselisihan keuangan dalam jumlah besar,”kata Inspektur Polisi Alan Chung. “Seseorang tidak puas dengan cara korban menangani assetnya.”

Chung menambahkan, potongan tubuh Choi ditemukan di sebuah flat, yang tampaknya diatur oleh pembunuh berdarah dingin dengan cermat. Polisi juga menemukan berbagai alat penggiling daging, gergaji mesin, jas hujan, sarung tangan, dan masker.

Flat itu, diyakini disewa mantan suami Choi, dalam kondisi tanpa perabotan. Penyelidik menduga flat itu disewa untuk membuang tubuh Choi. Beberapa barang milik Choi; kartu identitas dan kartu kredit, ditemukan di flat itu.

Baca juga
Ironi Brigadir J, Mencari Cinta Sebelum Tewas Dibedil Ferdy Sambo

Pekan lalu Choi muncul di majalah mode terkemuka L’Officiel Monaco. Ia pertama kali dilaporkan hilang, Rabu pekan ini, setelah terakhir bersama sopirnya yang merupakan saudara mantan suaminya.

Di Instagram, Choi memiliki 90 ribu pengikut dan dianggap sebagai sosialita yang sering bergaul dengan masyarakat elite Hong Kong. [South China Morning Post]

 

 

Tinggalkan Komentar