Sabtu, 28 Januari 2023
06 Rajab 1444

Ada Kelompok yang Sengaja Degradasi Elektoral NasDem

Minggu, 06 Nov 2022 - 18:33 WIB
NasDem
Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, tegaskan Yuwono bukan kader partai. Minta MK coret namanya sebagai penggugat judicial review UU Pemilu, Rabu (4/1/2023). (Foto: Inilah.com/ Safarian Shah)

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mencermati ada sekelompok pihak yang sengaja mengembuskan wacana degradasi elektoral yang bakal dialami Partai NasDem sebagai dampak dari deklarasi eks Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sebagai calon Presiden 2024.

“Selalu ada gorengan yang selama ini NasDem terkonfirmasi, begitu diputuskan (deklarasi) itu saja baru seminggu Anies ini dan terkonfirmasi gorengan hoaks dari kerja para tukang gendang, terutama ada yang menginginkan NasDem tidak besar,” kata Willy dalam diskusi hasil survei Indekstat di Jakarta, Minggu (6/11/2022).

Willy menyebut, kelompok tersebut ditengarai merusak tenun kebangsaan dengan menyajikan berita bohong dan memberi kesan bahwa Partai NasDem akan tergerus secara elektoral bila mencalonkan Anies Baswedan.

Baca juga
Ganjar Dianggap bukan Lagi Kader PDIP

Itu catatan jangan terjebak pikiran picik dan sempit,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga membeberkan bahwa Partai NasDem yang justru menampilkan tradisi politik yang lebih awal mendeklarasikan calon presiden agar masyarakat dapat menguji dan menakar kemampuan Anies memimpin Indonesia.

NasDem posisinya frontier di sana, sama-sama dengan narasi menginginkan perubahan. Maka saat deklarasi kemarin, narasi kita why not the best. Anies itu merupakan standar dari kepemimpinan nasional,” jelasnya.

Namun, ia begitu menyayangkan bahwa itikad baik Partai NasDem untuk mengawali tradisi politik yang lebih elegan, tetapi tak disambut baik oleh para pengganggu dan perusak demokrasi.

Baca juga
Jokowi Cari Pemimpin Rambut Putih, Ganjar Unggah Foto Berambut Hitam

“Banyak para perusak demokrasi. Republik ini harus maju. Narasinya persatuan. Harus sayang kita sama republik ini, karena yang harus kita lihat yaitu level narasi yang kita awali untuk mendeklarasikan Anies sebagai calon Presiden,” tegasnya 

Tinggalkan Komentar