Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

Ada Negara Pesan 2,5 Juta Ton Beras, Jokowi Pesan Jangan Sampai Lepas

Senin, 20 Jun 2022 - 21:55 WIB
Negara Pesan Beras 2,5 Juta Ton, Jokowi Pesan Jangan Sampai Lepas
Presiden Jokowi sebut ada potensi ekspor 2,5 juta ton beras. (Pikiran-Rakyat).

Krisis pangan yang melanda dunia, ternyata menyimpan potensi pendapatan negara yang menggiurkan bagi Indonesia. Salah satunya dari ekspor beras.

Tak sedang bercanda, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut adanya negara yang meminta dikirim beras asal Indonesia sebanyak 2,5 juta ton.

Kata mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI ini, permintaan beras sebanyak 2,5 juta ton ini, adalah peluang penerimaan negara yang perlu dimanfaatkan.

“Hal ini tentunya akan memperkuat cadangan devisa kita,” ujar Jokowi di Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/6/2022).

Adanya permintaan beras sebanyak 2,5 juta ton, menurut Jokowi, menjadi tantangan bagi pemerintah untuk meningkatkan produktivitas beras. termasuk bagaimana memperluas lahan tanam beras di Indonesia.

Baca juga
Program Kartu Prakerja Diakui Dunia karena Manfaatnya, Presiden Jokowi Puji Menko Airlangga

Harus diakui, lahan terlantar di Indonesia begitu luasnya. Ke depan, Jokowi berharap bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Tidak hanya ditanami beras, bisa saja digunakan untuk tanaman pangan lainnya, seperti jagung, kedelai atau lainnya yang punya nilai ekonomi tinggi.

“Bayangkan kalau kita bisa produksi pangan jangka pendek kerahkan semua, bukan hanya mandiri di bidang pangan tapi juga potensi ekspor,” katanya.

Dengan perluasan lahan pertanian, lanjut Jokowi, bisa menjadi solusi pemerintah dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran.  Namun, harus dibarengi kerja sama dengan berbagai korporasi bahkan BUMN, agar hasil panen petani bisa terserap dengan harga yang bagus.

Baca juga
Golkar dan Nasdem Dukung Reshuffle

“Jangan sampai petani produksi banyak tapi mekanisme diputuskan,” pungkas Presiden.

 

Tinggalkan Komentar