Ada Obligor Kasus BLBI Merasa Tak Punya Hutang, Mahfud: Kami Punya Buktinya

Ada Obligor Kasus BLBI Merasa Tak Punya Hutang, Mahfud: Kami Punya Buktinya - inilah.com
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md mengatakan pemerintah akan terus mengejar para obligor dan debitur dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), karena banyak yang mengaku tak memiliki hutang atas kasus tersebut.

“Sesudah dipanggil, dia datang menyatakan punya utang. Ada yang menyatakan: saya tidak punya utang, saya tidak merasa punya utang. Dan ada yang menyatakan saya punya utang, tapi jumlahnya beda. Kami akan selesaikan semuanya,” kata Mahfud dalam konfrensi pers virtual, Rabu (27/10/2021).

Meski begitu, Mahfud akan tetap terus menagih kewajiban para obligator dan debitur dalam kasus BLBI ini, karena pemerintah memiliki bukti-bukti yang kuat.

Baca juga  Enak Bener Sjamsul Nursalim, Nikmati BLBI Rp4,5 Triliun, Kembalikan Rp150 Miliar Nyicil Pula

“Yang mengaku tidak punya utang, tapi kami punya bukti. Kami tempuh jalur hukum.”

Mahfud mengatakan hingga saat ini dana yang disetor ke kas negara dari obligor BLBI sebesar Rp2,4 miliar dan US$7,6 juta atau sekitar Rp108 miliar atau totalnya senilai Rp110,4 miliar. Selain itu, kata Mahfud, juga ada pemblokiran tanah untuk 339 aset jaminan.

“Kemudian pemblokiran saham 24 perusahaan,” kata Mahfud.

Untuk aset properti, kata dia, Satgas sudah melakukan pemblokiran terhadap 59 sertifikat tanah di berbagai daerah. Kemudian sudah dilakukan proses balik nama atas nama pemerintah terhadap 335 sertifikat.

Dia menuturkan juga ada perpanjangan hak untuk sebanyak 543 sertifikat yang tersebar di 19 provinsi. Jumlah itu belum termasuk penguasaan fisik aset properti yang telah diumumkan sebelumnya.

Baca juga  Kementerian PUPR Targetkan Penataan Taman Wisata Laut di Pekalongan Rampung November 2021

Kemudian terdapat penetapan status penggunaan pada tujuh kementerian dan lembaga dengan nilai seluruhnya Rp791,17 miliar. Juga hibah aset properti kepada pemerintah kota bogor Rp345,73 miliar.

Tinggalkan Komentar