Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Ada Perbedaan Soal Waktu Pemasangan Garis Polisi, Ridwan Berbohong?

Kamis, 03 Nov 2022 - 15:18 WIB
1667453970568 - inilah.com
AKBP Ridwan Soplanit bersama Rifaizal Samual saat memberi kesaksian dalam persidangan di PN Jaksel, Kamis (3/11/2022). (Foto: Inilah.com/Safarian Shah)

AKBP Ridwan Soplanit, mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan mengakui bahwa dia yang memasang garis polisi di rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga Jakarta Selatan, sebelum dilakukannya olah tempat kejadian perkara (TKP), pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.

Pengakuan ini dia tuturkan saat bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa Irfan Widyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022). Dalam kesaksiannya, sebelum melakukan olah TKP dirinya sempat memberikan arahan kepada anak buahnya.

“Saya menyampaikan ada lokasi titik di tengah ruangan yang mana terjadi peristiwa tembak menembak yang mana terpisah dari atas tangga ke arah lantai bawah kemudian saya menyampaikan setelah ini kita akan melakukan olah TKP, saya yang pimpin yang mulia,” kata Ridwan.

Baca juga
Besok, DPR Cecar Kapolri Soal Ferdy Sambo dan Pembunuhan Brigadir J

Kemudian, Ridwan membagi tugas kepada anak buahnya dan mulai melakukan pemotretan secara umum dan spesifik TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.  “Kemudian pembagian tugas mulai dari pemotretan secara umum kemudian melakukan pemotretan secara spesifik. Pengumpulan barang bukti, tapi sebelumnya juga melakukan police line Yang Mulia,” jawab Ridwan.

Berkenaan waktu pemasangan garis polisi, terdapat perbedaan antara pengakuannya kepada majelis hakim dengan hasil penelusuran yang didapat Inilah.com saat menyambangi TKP pada tanggal 11 Juli 2022, tepat 3 hari setelah kejadian penembakan Brigadir J.

Saat itu, tidak terpasang garis polisi atau police line sebagaimana prosedur pengamanan TKP tindak pidana. Rumah dinas eks Kadiv Propam itu pun tampak lengang dan tidak ada aktivitas penjagaan secara ketat.

Baca juga
Curiga Tak di Mako Brimob, Komisi III Pertanyakan Keberadaan Ferdy Sambo

Kemudian, terhitung empat hari usai penembakan Brigadir J, Selasa 12 Juli 2022, tim khusus gabungan Polri langsung memasang garis polisi dan melakukan olah TKP di rumah dinas Ferdy Sambo. Pemasangan itu pun dilakukan pada malam hari.

Pantauan di lokasi saat itu, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto yang memimpin kegiatan tersebut tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Di sekitar rumah terlihat banyak personel kepolisian yang berjaga dari pintu masuk komplek hingga area dekat TKP. Namun tidak diketahui siapa saja yang keluar masuk lokasi selama empat hari terakhir.

Tinggalkan Komentar