Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Adam Deni Kasih Info Korupsi, KPK Siap Dalami

Adam Deni Kasih Info Korupsi, KPK Siap Dalami
Plt Juru Bicara Kpk Ali Fikri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memverifikasi informasi dugaan korupsi yang disampaikan oleh Adam Deni lewat kuasa hukumnya, Herwanto.

“Akan diverifikasi serta ditelaah untuk mengetahui lebih detil mengenai apakah pengaduan yang dilayangkan tersebut termasuk tindak pidana korupsi dan menjadi wewenang KPK untuk menindaklanjuti,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Jika nantinya masuk kategori korupsi dan jadi wewenang KPK, maka segera dibentuk tim untuk mencari bukti dugaan korupsi.

“KPK mengapresiasi berbagai pihak yang selalu gigih mendukung upaya pemberantasan korupsi,” ucap Ali.

Sebelumnya, Herwanto menyambangi Gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/4/2022). Ia mengaku mendapatkan surat kuasa dari Adam Deni untuk memberikan informasi dugaan korupsi tersebut.

Baca juga
Kasus Korupsi di Ambon, KPK Cegah 3 Orang Pergi ke Luar Negeri

“Kami mendapatkan surat kuasa dari klien kami Adam Deni yang sekarang jadi terdakwa. Kedatangan kami di sini bukan untuk laporan tetapi memberikan informasi terhadap dugaan tindak pidana korupsi,” kata Herwanto saat itu.

Namun, ia enggan menjelaskan lebih detail informasi dugaan korupsi apa yang disampaikan tersebut.

Adam Deni merupakan terdakwa dalam perkara Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Saat ini, Adam Deni dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

“Kami sebenarnya tidak mau ‘head to head’ kepada si lawan kami, tidak. Cuma mau tidak mau kami harus menyampaikan informasi dugaan tindak pidana korupsi ini karena apa karena terkait pembelaan klien kami,” ujar Herwanto.

Baca juga
Santri Indonesia, Ayo Rebut Ratusan Juta Via Bicara Islam Tengah

Ia mengatakan bahwa kliennya tersebut seharusnya yang menyampaikan informasi dugaan korupsi ke KPK. Namun, kata dia, Adam Deni keburu ditangkap oleh Bareskrim Polri.

“Kenapa klien kami pada saat sebelum dia ditangkap itu tidak melaporkan ke KPK karena keburu ditangkap duluan sehingga kemarin dia bilang perjuangan saya akan dilanjutkan oleh kuasa hukumnya,” tuturnya.

“Mudah-mudahan informasi yang kami berikan ini benar-benar semata-mata hanya untuk pembelaan terhadap klien kami yang dia meyakini bahwa apa yang diketahui ini adalah dugaan tindak pidana korupsi,” kata Herwanto menambahkan.

Sebelumnya, Adam Deni dilaporkan oleh seorang berinisial SYD atas dugaan pelanggaran UU ITE, laporan tersebut tercatat dengan nomor polisi LP/B/0040/I/2022/SPKT/Dit.Tipidsiber Bareskrim Polri tanggal 27 Januari 2022.

Baca juga
KPK Dalami Aliran Suap Azis Syamsuddin ke Eks Penyidik AKP Robin

SYD merupakan kuasa hukum dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang membuat laporan ke Direktorat Siber Bareskrim Polri dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/0040/I/2022/SPKT/Dittipidsiber Bareskrim Polri tertanggal 27 Januari 2022 dengan sangkaan Pasal 48 ayat (1), (2), dan (3) jo Pasal 32 ayat (1), (2), dan (3) Undang-Undang ITE.

Tinggalkan Komentar