Rabu, 28 September 2022
02 Rabi'ul Awwal 1444

Ade Armando Bisa Tertawa, Tapi Belum Sanggup Jawab Pertanyaan Berat

Rabu, 13 Apr 2022 - 12:47 WIB
Ade Armando Bisa Tertawa, Tapi Belum Sanggup Jawab Pertanyaan
Foto: istimewa

Sekjen Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS), Nong Darol Mahmada menyampaikan kondisi Ade Armando saat ini. Dosen Universitas Indonesia itu sudah bisa berkomunikasi dan tertawa. Namun pihak keluarga belum berani bertanya tentang kronologi pemukulan. Kemudian, keluarga juga tak mengizinkan penyidik Polisi melayangkan pertanyaan berat ke Ade Armando lantaran kondisinya belum pulih 100 persen.

“Memang kemarin sudah ada penyidik dari polda. Kami minta khususnya dari pihak keluarga untuk informasinya yang ringan-ringan. Bukan yang detail dan sebenarnya awalnya kalau bisa polisi itu jangan dulu tanya-tanya. Tapi karena untuk proses penangkapan pelaku jadi bolehkan. Syarat mungkin ringan-ringan,” kata Nong Darol kepada wartawan, Rabu (14/3/2022).

Baca juga
Ketua KNPI Laporkan Kasus Pengeroyokan Dirinya ke Polda Metro Jaya

Sementara itu, Dirut RS Siloam Semanggi Adityawati Ganggaiswari, mengatakan Ade Armando masih menjalani perawatan di ruang High Care Unit (HCU) RS Siloam Semanggi. Pihak RS meniadakan jam besuk karena pandemi COVID-19, hanya keluarga yang menunggu Ade Armando selama proses perawatan.

“Ini kan mengalami pemukulan, trauma, tapi kami tidak bisa membuka, mohon maaf, secara detail apa yang dialami Pak Ade. Tapi, beliau dalam penanganan oleh ahli yang terbaik,” kata Adityawati.

Sebelumnya, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI, Ade Armando menjadi korban kekerasan saat demonstrasi mahasiswa di depan Gedung MPR/DPR pada 11 April 2022. Massa aksi memukuli Ade Armando hingga tersungkur ke tanah.

Baca juga
Penjelasan Polisi Terkait Kekeliruan Mengidentifikasi Pengeroyok Ade Armando

Ia menderita luka serius di bagian wajah, kepala, dan sekujur badannya. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan ada pendarahan dalam di bagian kepala.

Sebanyak 6 pelaku teridentifikasi melakukan pengeroyokan terhadap Ade Armando. Yakni atasnama Muhammad Bagja, Komar, Dhia Ul Haq, Ade Purnama, Abdul Latip, dan Abdul Manaf. Polisi sudah menangkap dua tersangka pengeroyokan, sementara empat tersangka lainnya masih buron.

Tinggalkan Komentar