Adrian Wibowo Mendarat di Surabaya, Disambut Kluivert Tapi Belum Bisa Langsung Main


Adrian Wibowo #77 dari Los Angeles FC berlari dalam pertandingan antara San Jose Earthquakes dan Los Angeles FC di Stadion BMO pada 12 April 2025 di Los Angeles, California. (Foto: Melinda Meijer/ISI Photos/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Penyerang keturunan Adrian Wibowo akhirnya mendarat di Surabaya, jelang laga Timnas Indonesia versus Taiwan dalam agenda FIFA Matchday September pada Jumat (5/9/2025).
Kedatangan penyerang Los Angeles FC (LAFC) itu tersiar dari unggahan resmi Timnas Indonesia di Instagram pada Jumat siang. Pemain yang memiliki ayah orang Indonesia itu juga langsung disambut oleh Patrick Kluivert selaku pelatih kepala skuad Garuda.
"Akhirnya, bagaimana kabar mu?," ucap Kluivert saat menyambut sang pemain.
"Wow, akhirnya. Senang sekali bertemu dengan anda coach, ini sebuah kehormatan," kata Wibowo menimpali.
Kluivert juga menanyakan bara dari Wibowo setelah menempuh perjalanan jauh dari Amerika Serikat. Pemain berusia 19 tahun itu dengan lugas menjawab kalau dia dalam kondisi yang baik.
Meski sudah hadir hari ini, Adrian Wibowo dipastikan belum mendapat kesempatan tampil saat Garuda menghadapi Taiwan. Sesuai jadwal, duel tersebut akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat pukul 20.30 WIB.
Manajer Tim Nasional Indonesia Sumardji mengatakan proses Adrian untuk menjadi warga negara Indonesia mirip dengan Elkan Baggott karena salah satu orang tuanya, masih berstatus WNI.
Namun, lanjutnya, paspornya kemungkinan sudah kedaluwarsa sehingga masih dalam proses mengaktifkan kembali."Sehingga proses menghidupkan paspor itu dulu, setelah itu baru secara otomatis dia bisa menjadi warga negara Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir juga memastikan Wibowo tidak akan mengikuti proses naturalisasi karena ayahnya lahir di Indonesia.
"Adrian Wibowo berbeda karena dia ayahnya lahir di Indonesia, kita tunggu saja prosesnya," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, usai menghadiri proses naturalisasi Miliano Jonathans di Kemenkumham, Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Menurut Erick, kehadiran Adrian bersama Jonathans akan menambah kekuatan lini serang timnas. "Tentu kedua pemain ini bagian dari memperkuat tim nasional kita. Ini bagian menyerang yang sangat kita butuhkan saat ini," imbuhnya.
Adrian lahir di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 17 Januari 2006. Ia menimba ilmu sepak bola di LAFC sejak usia 12 tahun dan kini sudah dipromosikan ke tim utama. Meski sempat memperkuat Timnas Amerika Serikat U-17, Adrian masih berhak memilih Indonesia berkat status kewarganegaraan ayahnya.
Kondisi ini membuat Adrian berada di jalur yang sama dengan Irfan Bachdim dan Elkan Baggott, yang juga memperkuat Timnas Indonesia tanpa naturalisasi berkat darah Indonesia dari orang tua mereka.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.