Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

Airlangga Dirongrong, Bahaya bagi Pemerintahan Jokowi

Selasa, 14 Jun 2022 - 10:23 WIB
Airlangga2 - inilah.com
Menko Perekonomian yang juga Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto Istimewa)

Munculnya rongrongan terhadap Airlangga Hartarto mencuat di internal Partai Golkar. Adanya upaya-upaya mendongkel kepemimpinan Airlangga sebagai pucuk pimpinan partai beringin ini tentunya juga bakal membawa dampak buruk bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Posisi strategis Airlangga di pemerintahan sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian ini berpotensi ikut terganggu. Dirongrongnya Airlangga bukan hanya merugikan Partai Golkar tapi juga pemerintahan Presiden Jokowi.

Untuk memulihkan dan membangkitkan perekonomian nasional akibat hantaman pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih ini masih menjadi tugas berat Airlangga. Peran Airlangga yang juga menjabat Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), sangat besar untuk memberi kontribusi.

Baca juga
Piagam Bapak Pembangunan Desa yang akan Diberikan ke Jokowi Hilang

Di tengah upaya Indonesia keluar dari krisis dampak pandemi, Golkar di bawah komando Airlangga sebagai partai koaliasi pendukung pemerintah sangat signifikan membantu bangkit dari keterpurukan.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan Airlangga, perekonomian nasional kini secara bertahap berangsur pulih seperti sebelum terjadinya pandemi. Hasil dari dua tahun menangani pandemi adalah pada triwulan pertama tahun 2022 ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,01 persen secara tahunan.

Tak hanya memulihkan perekonomian Indonesia, peran besar Airlangga sebagai Ketua KPCPEN pun diakui dan diapresiasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) baru-baru ini. Namun keja keras Airlangga belum selesai  mengantarkan Indonesia benar-benar keluar dari keterpurukan.

Baca juga
Buya Syafii Maarif dan Potret Kesederhanaan, Cerita Sepeda sampai KPR

Kini dengan dirongrongnya Airlangga di internal Golkar yang juga melibatkan tangan-tangan dari dalam pemerintahan Jokowi di Partai Golkar, maka apabila Golkar goyah dapat membahayakan jalannya kinerja pemerintahan Jokowi.

Dibutuhkan dukungan dan soliditas yang kuat di tubuh Partai Golkar agar Jokowi yang mulai memasuki akhir masa jabatan di dua tahun ini bisa optimal dalam bekerja. Terganggunya Airlangga dari rongrongan juga dapat berdampak buruk bagi Koalisi Indonesia Baru (KIB) yang dimotori Partai Golkar.

Tujuan KIB yang dibangun Golkar bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mengantarkan Indonesia maju berpotensi dirusak oleh rongrongan terhadap Airlangga saat ini.

Tinggalkan Komentar