Sabtu, 03 Desember 2022
09 Jumadil Awwal 1444

Airlangga Hartarto Minta Doa Para Ulama agar Ekonomi Indonesia Bangkit Paska Pandemi

Sabtu, 12 Mar 2022 - 13:53 WIB
Airlangga Ulama Ekonomi Pandemi UMKM - inilah.com
Menko Bidang Perekonomian/Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam Forum Silaturahmi Ulama dan UMKM Pondok Pesantren di Hotel Claro, Makassar, Sabtu, (12/3/2022).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta doa alim ulama di Sulawesi Selatan agar Indonesia segera keluar dari pandemi COVID-19 yang kini memasuki siklus ketiga.

Airlangga mengatakan, saat ini kasus aktif di Sulsel sekitar 10 ribu. Jumlah ini turun jauh dibandingkan dengan jumlah kasus delta sebelumnya. Ini juga menunjukkan jika pandemi sudah mulai turun jauh dari puncaknya.

“Alhamdulillah semua berkat kerja penanganan COVID-19 dan berkat dukungan serta doa para kiai dan ulama semua,” kata Airlangga dalam Forum Silaturahmi Ulama dan UMKM Pondok Pesantren di Hotel Claro, Makassar, Sabtu, (12/3/2022).

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengakui peran kiai dan ulama sangat besar dalam mendukung setiap program pemerintah, termasuk dalam penanganan pandemi. Di Sulsel sendiri, masyarakat sudah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 85 persen, dan dosis kedua sudah mencapai 79 persen dari target sebesar 70 persen.

“Peran kiai ini sentral dalam vaksinasi, karena jika kiai bilang vaksinnya halal maka masyarakat ikut untuk divaksinasi. Penanganan COVID-19 di Sulsel ini sudah baik dan masyarakat terlihat sudah mulai beraktivitas sehingga perekonomian sudah mulai bergerak,” ujar Airlangga.

Baca juga
COVID-19 Singapura Melonjak hingga 85 Ribu Kasus

Airlangga juga menggarisbawahi peran ulama yang sangat sentral dalam terciptanya kerukunan umat beragama. Negara dan ulama, sambungnya, berkewajiban dalam menciptakan kerukunan umat beragama secara berdampingan.

Airlangga menambahkan, sebagai Menteri pembantu Presiden, ia merasa terpanggil untuk melakukan silaturahmi dengan para ulama termasuk mendorong kegiatan perekonomian keumatan yang diwujudkan dalam kebijakan ekonomi syariah.

“Pemerintah telah menggabungkan bank BUMN berbasis syariah untuk menjadi Bank Syariah Indonesia. Ini menjadi engine ekonomi umat yang besar dan tentu diharapkan mendorong ekonomi UKM dan ekonomi keumatan,” tuturnya.

Airlangga yang hadir bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan kesiapannya mendorong dan mendukung terbentuknya kawasan industri berbasis syariah.

“Pemerintah juga mendorong dan mendukung, berdasarkan UU Cipta Kerja, agar UMKM yang bergerak di bidang pangan agar diberikan sertifikasi gratis,” ungkap Airlangga.

Baca juga
Pasien Omicron Kabur dari Wisma Atlet

Pemerintah, menurut Airlangga, hadir untuk memberikan biaya sertifikasi halal dan seluruhnya melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pemerintah juga melibatkan ormas-ormas Islam untuk melakukan pendampingan agar UMKM dapat mudah mendapatkan sertifikasi halal.

“Itulah komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi keumatan,” tegas Airlangga.

Airlangga dalam kesempatan ini juga memuji pertumbuhan ekonomi Sulsel, di kuartal keempat tahun 2021, dimana pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 7,8 persen yang berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5 persen.

“Namun secara year on year (yoy) pertumbuhan ekonomi Sulsel dan nasional sama yakni 4,7 persen,” kata Airlangga.

Ia berharap tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Sulsel dan nasional meningkatkan seiring dana untuk penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi sudah disediakan sebesar Rp455 triliun. Pemerintah juga terus menjaga kesejahteraan rakyat dengan penyediaan dana perlindungan sosial sebesar Rp54 ,8 triliun.

Bantuan ini termasuk program keluarga harapan, bantuan sembako, bantuan untuk pedagang kali lima dan warung serta nelayan yang disiapkan untuk 2,7 juta penduduk Indonesia dan tersebar di 212 kabupaten dan kota.

Baca juga
Beri Sambutan di HUT AMPG, Airlangga Disoraki Presiden

“Sekaligus kita berupaya untuk menghilangkan kemiskinan ekstrim agar hilang dari Indonesia di 2024,” ujar Airlangga.

Lewat sejumlah program ini Airlangga menunjukkan jika Pemerintah hadir dan berkomitmen untuk mengurangi kesenjangan antara masyarakat yang mampu dan masyarakat yang harus didukung dan dijaga daya belinya oleh pemerintah.

Masyarakat Sulsel menurut Airlangga adalah masyarakat yang religius, yang senantiasa bersama-sama pemerintah membantu mensejahterakan rakyat secara lahir dan batin.

“Marilah kita wujudkan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Insaniah menuju masyarakat yang rahmatan lil ‘alamin,” pungkas Airlangga.

Tinggalkan Komentar