Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Airlangga: Kalau Kita Tidak Rebut di 2024 Maka 2029 Ceritanya Berbeda

Rabu, 23 Nov 2022 - 05:47 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto usai melepas ribuan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (22/11/2022). (Foto: Antara)

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan, kemenangan partainya di Pemilu 2024 mendatang harus diraih untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar.

“Momentum hari ini adalah momentum 20 tahunan dan masa 20 tahun ini di 2024 saya jamin tidak akan kembali, ini kesempatan kita untuk merebut kembali. Kalau kita tidak rebut di 2024 maka 2029 ceritanya berbeda,” kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Airlangga juga berpesan kepada seluruh kader Partai Golkar untuk bersinergi dan menghindari persaingan antarkader dalam berjuang memenangkan partainya di Pemilu 2024.

“Saya minta kita semua bekerja sama tidak kerja sendiri-sendiri dan jangan baku tikam antarkawan,” pesan Airlangga.

Baca juga
PDIP dan Megawati Tak Tergoyahkan

Airlangga yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini melepas ribuan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Partai Golkar ke daerah pemilihan (dapil) yang ditandai dengan menyerahkan surat perintah penugasan fungsionaris.

“Partai Golkar adalah partai pertama yang sudah calegnya lengkap 1.160. Kenapa kita paling duluan dibanding yang lain? Bahwa kita menunjukkan Partai Golkar adalah partai yang paling siap,” ujar Airlangga.

Ia menyebut bila dipersentasekan 1.160 Bacaleg tersebut sama saja 200 persen dari kursi DPR RI. Adapun Partai Golkar, ujarnya lagi, menargetkan 115 kursi DPR RI atau 20 persen dari total 590 kursi DPR RI.

Baca juga
Peroleh SK, Partai Perkasa Siap Ikut Pemilu 2024

“Seluruh jajaran Partai Golkar mulai dari pusat, tingkat provinsi, kabupaten/kota, persiapan seluruh fungsionaris kita sudah siap untuk menghadapi Pemilu 2024,” tegasnya.

Hal itu, kata Airlangga, menjadi tugas dari para fungsionaris Partai Golkar untuk mengejar target tersebut. “Partai Golkar sudah siap melakukan sosialisasi dan para fungsionaris yang 200 persen ini akan dievaluasi setiap bulan dan evaluasi di enam bulan sesudah bekerja,” ungkap dia.

Tinggalkan Komentar