Akhir Pandemi Covid-19 Tergantung pada Perilaku Manusia

Akhir Pandemi Covid-19 Tergantung pada Perilaku Manusia  - inilah.com
istimewa

Pandemi Covid-19 belum berakhir. Virus corona asal Wuhan itu masih ada di muka bumi ini.

Dr. Rochelle Walensky, Direktur CDC (Centers for Disease Control and Prevention) dikutip dari CNBC International menjelaskan, belum mengatahui kapan pandemi ini akan selesai. Hal ini bergantung bagaimana perilaku manusia untuk menjaga diri sendiri.

“Kami memiliki banyak ilmu saat ini, yang tidak bisa kami prediksi adalah perilaku manusia. Dan perilaku manusia dalam pandemi ini tidak membantu kita dengan baik. Dan virusnya tidak bodoh, dia akan pergi ke sana (menyerang orang yang belum memiliki perlindungan).
Jadi, pertanyaannya, Anda bergantung pada seberapa baik kita bersatu sebagai umat manusia dan komunikasi untuk melakukan hal-hal yang perlu kita lakukan untuk melindungi diri kita sendiri,” Dr. Rochelle Walensky, Direktur CDC (Centers for Disease Control and Prevention), dikutip dari laman instagram @pandemictalks, Senin, (11/10/2021).

Baca juga  Uji Coba Ganjil-Genap di Depok Dilaksanakan 4-5 Desember

Jika melihat keadaan Covid-19 di Indonesia, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 729 kasus. Positifity rate per 10 Oktober 2021, mencapai 0,6 persen. 

Selama dua minggu belakangan ini, angka positifity rate juga terus stabil di bawah 1 persen. Artinya, menurut Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI kepada INILAH.COM, kasus Covid-19 di Indonesia terkendali.

Meski kasus aktif semakin menurun, masyarakat tidak perlu euforia bahkan lengah soal protokol kesehatan (prokes).

“Prokes ketat, batasi mobilitas bila tidak perlu jangan eforia karena pandemi belum selesai,” ujar Siti Nadia.

Baca juga  Pasien COVID-19 sembuh di Belitung Timur 5.181 orang

Keadaan kasus aktif menurun di bawah 1 persen harus dipertahankan dengan cara menerapkan prokes 5M secara maksimal yaitu dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

 

Tinggalkan Komentar