Selasa, 09 Agustus 2022
11 Muharram 1444

Alat Berat Bantu Penemuan Dua Jenazah Erupsi Semeru

Kamis, 30 Des 2021 - 16:03 WIB
Alat Berat Bantu Penemuan Dua Jenazah Erupsi Semuru

Pencarian korban erupsi Gunung Semeru menggunakan alat berat untuk bantu menemukan jenazah yang masih tertimbun. Alat berat ini melakukan pencarian korban di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis.

Kepala Bidang Kedaruratan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang, Joko Sambang mengatakan pihaknya melakukan pencarian di sekitar sungai.

“Terlihat ada sebuah truk yang tertimbun material lahar Gunung Semeru,” kata Joko.

Menurutnya, Tim SAR menemukan kedua jenazah tersebut di belakang kemudi di dalam truk bernomor polisi (Nopol) P-8485-KB. Lokasi ini berada di penambangan pasir milik Satuhan yang berada di Kebondeli Utara, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Baca juga
Mendarat di Lumajang, Presiden Jokowi Tinjau Penanganan Korban Semeru

“Jenazah itu sopir truk pasir bernama Hambali (58) dan anaknya M Faisal Akbar (20) warga Desa Purwoasri, tuturnya.

Korban merupakan warga Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Saat pencarian korban, pihak saudaranya ada di lokasi sehingga bisa memastikan identitasnya.

BPBD Lumajang menerima laporan dua penambang tersebut hilang saat terjadi awan panas guguran, karena masih bekerja saat terjadi bencana tersebut.

Pihak Tim SAR mengevakuasi korban ke RSUD dr Haryoto Lumajang. Selanjutnya DVI Polda Jawa Timur mengidentivikasi korban.

Sementara Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi Andriyanto Wibowo mengatakan kedua jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut masih berada di RSUD dr Haryoto Lumajang.

Baca juga
Terjadi Dua Kali Guguran Lava Pijar dari Gunung Semeru

“Dua jenazah itu masih dalam proses identifikasi,” katanya.

Sebelumnya, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) bencana Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang secara resmi berhenti pada Kamis (16/12) pukul 18.00 WIB. Namun masih ada beberapa relawan yang tetap melakukan pencarian korban yang dinyatakan hilang.

Ada tiga lokasi yang menjadi fokus pencarian Tim SAR gabungan dalam mencari korban awan panas guguran Gunung Semeru selama masa tanggap darurat, yakni di Kampung Renteng, Curah Kobokan, dan lokasi penambangan pasir.

Tinggalkan Komentar