Jumat, 01 Juli 2022
03 1444

Aman dan Higienis, Mendag Zulhas Siap Luncurkan 300 Ribu Ton Migor Curah Kemasan

Rabu, 22 Jun 2022 - 14:26 WIB
Aman dan Higienis, Mendag Zulhas Siap Luncurkan 300 Ribu Ton Migor Curah Kemasan - inilah.com
Foto: Inilah.com/Safarian Shah

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan tengah mematangkan izin edar minyak goreng curah kemasan. Tak tanggung-tanggung, migor jenis ini akan diproduksi sebesar 300 ribu ton setiap bulannya mulai Senin (27/6/2022).

Hal ini dilakukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menjaga kualitas minyak goreng curah dan mempermudah pedagang menjualnya kepada masyarakat.

“Kita sedang mematangkan izin edarnya, namanya minyak kita, minyak curah kemasan sederhana, Kamis (24/6/2022) jadi. Senin (27/6/2022) udah mulai diproduksi 300 ribu ton per bulan,” kata Zulhas saat menyambangi sejumlah toko penjual minyak goreng curah di Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022) pagi.

Selain kemasan minyak goreng curah yang lebih aman dan higienis, sambung dia, dalam kemasannya juga akan dicantumkan label harga Rp14 ribu per liter.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 13 Juni 2022

Sehingga, Zulhas berharap minyak goreng curah kemasan nantinya dapat memperluas penetrasi penjualan ke berbagai pasar, termasuk minimarket.

“Migor curah minyak kita kalau sudah dikemas harga ditulis Rp14 ribu. Kalau sudah kemasan, pasarnya lebih luas dan bisa masuk ke supermarket,” bebernya.

“Harus dituang dulu, diiket baru dijual. Toko yang semacam minimarket enggak mau (beli), tapi kalau sudah dikemas bakal mau dan lebih bersih. Insya Allah migor Rp 14 ribu ada di mana-mana dan enggak ada lagi isu soal minyak goreng yang sulit,” sambungnya.

Program migor curah kemasan yang digagas Zulhas akan menjawab keluhan para pedagang minyak goreng curah yang kesulitan untuk mengemas minyak goreng yang akan dijual kepada masyarakat.

Baca juga
Tiket Termahal MotoGP Mandalika Sudah Habis Terjual

Termasuk menepis kekhawatiran para pedagang yang sebelumnya mengemas migor curah hanya menggunakan plastik yang rentan bocor dan tidak higienis.

“Iya kan kalau jual pakai plastik gini agak susah bungkusinnya. Harus dituang dulu, diiket baru dijual. Kalau sekarang sudah enggak terlalu padat yang beli. Cuma pas dulu itu, ngantri yang beli dan repot jadinya. Semoga Pak Menteri bisa segera membantu kita penjual minyak goreng,” ujar Pemilik Toko Minyak Goreng Curah, Sedia Barus saat ditemui Inilah.com di Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022).

Untuk itu, Zulhas memastikan akan segera menuntaskan persoalan kemasan minyak goreng curah yang lebih higienis dengan harga terjangkau melalui program minyak goreng curah kemasan.

Tinggalkan Komentar