Minggu, 07 Agustus 2022
09 Muharram 1444

Amankan Duit Rp1,4 Miliar, KPK Sebut Abdul Gafur Bawa Uang Cash Rp950 Juta ke Mal

Jumat, 14 Jan 2022 - 01:57 WIB
Whatsapp Image 2022 01 13 At 23.20.27 - inilah.com
Wakil Ketua KPK Alxander Marwata

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang Rp1,4 miliar dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud (AGM).

“Seluruh pihak yang beserta barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp1 miliar dan rekening bank dengan saldo Rp447juta serta sejumlah barang belanjaan akan menjalankan pemeriksaan dan permintaan keterangan,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Kamis (13/1/2022).

Tim KPK menangkap 11 orang pada hari Rabu (12/1/2022) sekitar pukul 19.00 WIB di wilayah DKI Jakarta dan Kalimantan Timur. Mereka yang diciduk yaitu Abdul Gafur, Nis Puhadi alias Ipuh (NP) dan Asdar (AD) selaku orang kepercayaan Abdul Gafur, Nur Afifah Balqis (NAB) dari pihak swasta/Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Plt. Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyadi (MI).

Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro (EH), Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Jusman (JM), Welly (WI) yang merupakan istri Mulyadi, Achmad Zuhdi alias Yudi (AZ) dari pihak swasta serta Supriadi alias Usup (SP), dan Rizky (RK) selaku orang kepercayaan Abdul Gafur.

Baca juga
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat di-OTT KPK

“Sebelumnya pada hari Selasa (11/1/2022) di salah satu kafe Kota Balikpapan dan di daerah sekitar Pelabuhan Semayang Balikpapan diduga atas perintah AGM melalui NP sebagai salah satu orang kepercayaannya melakukan pengumpulan sejumlah uang dari beberapa kontraktor melalui MI, JM, dan staf di Dinas PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara,” ungkap Alex.

Adapun uang dalam bentuk tunai yang terkumpul sejumlah sekitar Rp950 juta. Setelah uang terkumpul, Nis Puhadi kemudian melaporkan kepada Abdul Gafur bahwa uang siap untuk diserahkan kepada Abdul Gafur.

Abdul Gafur, lalu memerintahkan Nis Puhadi agar uang dengan jumlah Rp950 juta di bawa ke Jakarta. Setibanya di Jakarta, Nis Puhadi bersama Rizky dan mendatangi rumah kediaman Abdul Gafur di Jakarta Barat untuk menyerahkan uang yang tersebut.

Baca juga
KPK Tetapkan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Sebagai Tersangka

“Tidak lama kemudian, AGM mengajak NP dan NAB untuk bersama-sama mengikuti agenda AGM di Jakarta. Setelah itu mereka pergi ke salah satu mal di Jakarta Selatan dengan membawa uang sejumlah Rp950 juta,” katanya.

Atas perintah Abdul Gafur, Nur Afifah lantas menambahkan uang Rp50 juta sehingga uang terkumpul sejumlah Rp1 miliar.

Ketika AGM, NP, dan NAB berjalan keluar dari lobi mal, tim KPK seketika itu langsung mengamankan AGM, NP, dan NAB dan pihak lainnya beserta uang tunai sejumlah Rp1 miliar.

Bersamaan dengan itu, lanjut Alex, tim KPK juga turut mengamankan beberapa pihak di Jakarta, yaitu MI, WL, dan AZ. Sementara itu, tim KPK yang berada di Kalimantan Timur mengamankan SP, AD, JM, dan EH.

Baca juga
OTT Surabaya, KPK Amankan Hakim dan Uang Suap

Selain itu, tim KPK juga menemukan uang yang tersimpan dalam rekening bank milik Nur Afifah sejumlah Rp447 juta yang diduga milik Abdul Gafur yang diterima dari para rekanan.

KPK total menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan suap terkait dengan kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada tahun 2021-2022.

Sebagai penerima, yaitu Abdul Gafur Mas’ud, Mulyadi, Edi Hasmoro, Jusman, dan Nur Afifah Balqis, sedangkan sebagai pemberi adalah Achmad Zuhdi alias Yudi.

Tinggalkan Komentar