Amran Sulaiman Masuk Daftar Menteri Terbaik: Kinerja Pertanian Diapresiasi Publik di Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Mentan Andi Amran Sulaiman terlihat mendorong alat tanam padi bersama petani di lahan Kelompok Tani Nglencong Sari, Desa Gempel, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Mei 2025. (Foto: Dok. Kementan)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Satu tahun masa kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah berjalan. Di tengah sorotan tajam terhadap Kabinet Merah Putih, sektor pertanian muncul sebagai bintang penopang.
Survei terbaru yang dirilis oleh IndoStrategi Research and Consulting menempatkan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebagai salah satu dari sepuluh menteri dengan kinerja terbaik.
Survei independen ini melibatkan 424 responden yang representatif dari 34 provinsi, terdiri dari kalangan akademisi, aktivis, pengusaha, hingga mahasiswa pascasarjana. Hasilnya tegas: Mentan Amran Sulaiman menempati posisi kelima dengan skor kepuasan publik mencapai 3,21.
Angka ini merefleksikan apresiasi publik yang tinggi terhadap efektivitas kebijakan pangan dan program pembangunan pertanian Kementan sepanjang tahun pertama pemerintahan.
Kebijakan Konkret yang Diapresiasi
Direktur Eksekutif IndoStrategi Arif Nurul Imam menjelaskan, publik secara masif menilai sektor pertanian sebagai pilar vital. Sektor ini dianggap krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas nasional, khususnya di tengah fluktuasi harga pangan global.
Di bawah kepemimpinan Amran, Kementan dinilai menjalankan serangkaian program strategis yang berdampak langsung ke masyarakat. Program-program tersebut meliputi: percepatan tanam skala besar, perluasan jaringan irigasi, distribusi pupuk bersubsidi yang lebih tepat sasaran, serta penguatan cadangan pangan nasional yang kian masif. Ini adalah kerja konkret di lapangan, bukan sekadar janji.
Temuan IndoStrategi ini tidak berdiri sendiri. Hasil lembaga independen lain, seperti Indikator Politik Indonesia, bahkan menggarisbawahi sektor pangan sebagai penopang utama tingginya kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Capaian kepuasan publik terhadap kinerja umum pemerintahan bahkan menyentuh angka impresif 80,2 persen, yang sebagian besar disumbang oleh jaminan ketersediaan dan keterjangkauan pangan.
Kesejahteraan Petani Capai Titik Tertinggi
Menanggapi apresiasi ini, Mentan Amran menegaskan bahwa hasil positif ini adalah buah dari kerja kolektif. Komitmen Kementan sangat jelas: menjaga keseimbangan antara peningkatan produksi di tingkat hulu dan kesejahteraan petani di hilir.
"Fokus kami adalah memastikan produksi dalam negeri terus meningkat, harga gabah petani tetap stabil, dan masyarakat mendapatkan akses terhadap beras yang terjangkau serta berkualitas," tegas Amran.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) turut memvalidasi capaian tersebut. Nilai Tukar Petani (NTP) per September 2025 berhasil mencapai angka 124,36. Angka ini merupakan rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Perlu dicatat, nilai NTP di atas 100 secara definitif menunjukkan bahwa pendapatan yang diterima petani telah melampaui biaya produksi mereka. Ini adalah indikator kuat bahwa kesejahteraan para pahlawan pangan nasional terus membaik.
Capaian solid ini menegaskan bahwa kebijakan pangan di bawah kendali Andi Amran Sulaiman dan pemerintahan Prabowo-Gibran telah memberikan manfaat nyata, baik bagi petani maupun masyarakat luas.
"Pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa. Saat sektor pertanian kuat, ekonomi rakyat ikut tumbuh, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah pun meningkat," ucap salah satu peneliti IndoStrategi, menekankan pentingnya sektor ini sebagai motor penggerak ekonomi rakyat dan stabilitas politik.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
