Anak 5-12 Tahun Bisa Terbang Sendirian dengan Aman, Begini Tips Alvin Lie

Anakterbang - inilah.com
Anak di bawah umur boleh terbang

Sebentar lagi musim liburan. Bagi orang tua yang ingin berlibur menggunakan pesawat terbang, bersama anak di bawah 12 tahun, tidak perlu khawatir.

Saat ini, maskapai menyediakan layanan untuk anak di bawah umur terbang sendiri. Melalui tayangan YouTube Alviation, pengamat penerbangan Alvin Lie, membagikan tata cara anak di bawah umur terbang sendiri, tanpa pendampingan orang tua. “Ada kalanya, orang tua tidak bisa bepergian bersama anak. Kadang orang tua berangkat duluan, anaknya menyusul. Atau sebaliknya,” papar Alvin, dikutip Minggu (12/12/2021).

Lalu, bagaimana seandainya anak yang umurnya 5-12 tahun, harus terbang sendiri? Berikut penjelasan Alvin. Pertama, ketika membeli tiket pesawat terbang, orang tua sudah menginformasikan kepada pihak airlines atau agen perjalanan (travel agent), bahwa anaknya akan traveling sendirian.

Baca juga  Kapan Status Endemi Covid-19 Bisa Dicapai di Indonesia?

Disarankan, datang lebih awal ke bandara guna mengurus proses administratif, untuk check in. Ada formulir yang harus diisi dan ditandatangani orang tua.

Tahapan ini merupakan persyaratan administraitf yang diperlukan untuk serah terima. Setelah proses adiminstrasinya tuntas, pihak airlines akan bertanggung jawab untuk mengawal anak tersebut. “Selanjutnya, anak itu disebut unaccompanied minor, yakni anak yang tidak didampingi orang tua selama di bandara keberangkatan, selama penerbangan hingga tiba di bandara tujuan dan diserahterimakan kepada keluarga,” papar Alvin.

Saat di pesawat, anak tersebut mendapat tempat duduk serta bagasi bertanda ‘UM’ atau unacompanied minor (UM). Jadi, orang tua tak perlu lagi khawatir, meski sang buah hati harus terbang sendirian. Karena akan dikawal pihak airlines sampai ke bandara tujuan. Happy landing.

Tinggalkan Komentar