Kamis, 07 Juli 2022
08 Dzul Hijjah 1443

Anak dengan kelainan Jantung Bawaan Berisiko Malnutrisi

Rabu, 29 Sep 2021 - 16:33 WIB
Anak dengan kelainan Jantung Bawaan Berisiko Malnutrisi - inilah.com
istimewa

Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Dr. dr. I Gusti Lanang Sidhiarta Sp.A(K) menjelaskan, anak dengan kelainan jantung bawaan (KJB) memiliki risiko yang signifikan terjadinya ketidakseimbangan energi yang dapat menyebabkan malnutrisi.

Kebutuhan gizi terutama energi dan protein pada pasien KJB lebih besar dari yang direkomendasikan berdasarkan kebutuhan fisiologis, usia dan berat badan.

“Sementara toleransi volume cairan terbatas karena adanya disfungsi jantung,” kata Gusti saat webinar Danone Specialized Nutrition Indonesia memperkuat edukasi dengan tema Pentingnya Dukungan Nutrisi Tepat untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak dengan Kelainan Jantung Bawaan, Jakarta, Rabu, (29/09/2021).

Baca juga
Stunting Terjadi Bukan karena Faktor Keturunan

Oleh karena itu, terapi nutrisi pada anak dengan KJB adalah dengan memastikan kalori dan protein yang cukup untuk memfasilitasi kenaikan berat badan.

“Bentuk paling umum terapi nutrisi pada anak di atas 1 tahun yang mengalami KJB adalah penggunaan formula tinggi kalori sehingga mengurangi volume cairan yang diberikan,” tambahnya.

Perbaikan gizi anak dengan KJB dapat mencegah atau menurunkan angka kesakitan dan kematian, mendukung tumbuh kembang yang optimal, dan memberikan angka keberhasilan operasi koreksi jantung dengan hasil yang lebih baik, serta kualitas fisik dan mental yang optimal di masa depan.

Tinggalkan Komentar

×