Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Anggota Dewan Mukul Wasit Gegara Dikartu Merah, Untung Wasitnya Anggota TNI

Senin, 13 Jun 2022 - 10:39 WIB
Anggota Dewan Mukul Wasit Gegara Dikartu Merah, Untung Wasitnya Anggota TNI
Anggota Dewan Mukul Wasit Gegara Dikartu Merah

Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan kedapatan memukul wasit saat pertandingan sepak bola di Stadion Mini Paku Jaya, Tangerang Selatan, Banten.

Dalam rekaman video amatir yang beredar, sang wasit tampak mengeluarkan kartu merah kepada Edy Mamat, Anggota DPRD Tangsel yang ikut dalam pertandingan sebagai pemain.

Namun lantaran tak terima dikartu merah, Edy langsung menghampiri sang pengadil sambil melayangkan pukulan ke arah wajah wasit.

Namun wasit yang dihadapi kali ini, bukan sembarang wasit. Wasit yang diketahui bernama Eka, merupakan Anggota TNI aktif berpangkar praka. Alhasil, Praka Eka sempat membalas pukulan Edy dengan tendangan sebelum dipisahkan sejumlah orang di dalam lapangan.

Baca juga
Mabes Polri Turun Tangan Cek Kasus Nurhayati yang Lapor Korupsi Malah Terancam Bui

Buntut video pemukulan tersebut, nama Edy Mamat jadi sorotan dan kecaman netizen. Bahkan Gerindra, tempat Edy Mamat bernaung berencana melakukan pemanggilan.

Pada Minggu (12/6/2022) malam, Edy dan Praka Eka sepakat berdamai. foto-foto keduanya tengah bersalaman dan berpelukan beredar di media sosial. Dihadiri panitia dan difasilitasi Polsek Serpong, aksi tinju di lapangan dinyatakan telah selesai dan tak dilanjutkan.

Meski begitu, klub yang dibela Edy, Orkil FC, dilarang ikut turnamen serupa tahun depan. Para pemain Orkil FC, termasuk Edy Mamat, juga tak boleh main di Pakujaya Cup selama dua tahun.

Usai ramai dan jadi sorotan, Edy Mamat angkat bicara. Ia mengaku aksinya di lapangan lantaran keputusan wasit yang dianggap merugikannya saat bermain.”Berapa kali saya jatuh dilanggar di depan wasit, tapi tidak dapat pelanggaran,” kata Edy yang mengenakan kaos bernomor 7 saat pertandingan itu.

Baca juga
Viral Bupati Jember Nyanyi di Hajatan Ponakan, Satgas Covid Turun Tangan

Meski begitu, Edy langsung meminta maaf atas perilakunya tersebut dan mengaku khilaf. Edy juga siap menghadapi sidang yang rencananya akan digelar Majelis Kehormatan Dewan DPRD Tangerang Selatan atas perbuatannya tersebut.

Tinggalkan Komentar