Jumat, 07 Oktober 2022
11 Rabi'ul Awwal 1444

Anggota TNI Diduga Terlibat Penembakan Istri, Jenderal Andika Perintahkan Cari sampai Dapat

Jumat, 22 Jul 2022 - 21:35 WIB
Anggota TNI Diduga Terlibat Penembakan Istri, Jenderal Andika Perintahkan Cari sampai Dapat
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa angkat bicara soal insiden penembakan istri anggota TNI berinisial RW yang videonya viral di media sosial, dan satu tersangka sudah berhasil ditangkap.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang diterima, Jenderal Andika mengatakan Kopda M yang tak lain adalah suami korban, diduga ikut terlibat.

“Iya, itu karena kan sudah pemeriksaan bukan hanya saksi, tapi juga dari elektronik dan semuanya mengarah ke sana, jadi itulah yang kami dapatkan sejauh ini,” kata Andika kepada wartawan di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat (22/7/2022).

Kopda M yang menghilang sejak penembakan itu terjadi masih diburu. Pihak TNI juga memiliki saksi yang punya hubungan khusus dengan suami korban.

Baca juga
Panglima TNI Akan ke Singapura Temui PM Lee dan Menhan Ng

“Hanya sekarang kan suami korban ini at large atau lari, dan ini sedang kita cari, tapi kita tak akan berhenti, kita sudah memiliki saksi-saksi termasuk saksi yang memang memiliki hubungan khusus asmara dengan suami korban ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Kopda M, anggota TNI yang istrinya ditembak di Banyumanik Semarang, tak diketahui keberadaannya hingga kini. Terkait dugaan keterlibatan Kopda M dalam kasus penembakan ini, polisi menyebut hal itu menjadi kewenangan dari pihak TNI.

“Terkait dengan dugaan keterlibatan dari suami korban kami sudah membagi tugas dan peran dengan tim gabungan. Di samping saya yang juga ada Dandim Kota Semarang dan yang bersangkutan tim juga terus melakukan pencarian dan pengejaran,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Jumat (22/7/2022).

Baca juga
Tasyi Athasyia dan Suami Beri Klarifikasi Disebut Tak Akur dengan Anak Tasya Farasya

Tim gabungan Polisi-TNI mengabarkan telah menangkap satu orang pelaku yang berperan sebagai eksekutor. Pihaknya, juga sudah berhasil mengidentifikasi baik itu identitas atau motif pelaku.

“Terkait dengan motif, sudah sejak hari keempat kita sudah bisa mengumpulkan motif dari kejadian ini, kemudian kemarin kita sudah menyampaikan tim gabungan sudah bisa menyimpulkan kira-kira bagaimana beraksi melalui modus-modus kejahatan yang dilakukan,” ujar Irwan.

Tinggalkan Komentar