Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Angkasa Pura II Layani Kargo 41.500 Ton Selama Lebaran

Selasa, 17 Mei 2022 - 13:27 WIB
Angkasa Pura II Layani Kargo 41,500 Ton Selama Lebaran

PT Angkasa Pura II mencatat pertumbuhan angkutan kargo pada periode Angkutan Lebaran 2022 selama 22 hari (22 April – 13 Mei 2022) secara kumulatif mencapai sekitar 41.500 ton.

“Volume angkutan kargo domestik saat Angkutan Lebaran 2022 pada 22 April hingga 13 Mei 2022 naik sekitar 11 persen dibandingkan dengan periode Angkutan Lebaran 2019 pada 26 Mei hingga 16 Juni 2019 saat belum ada pandemi,” kata President Director AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Awaluddin menyampaikan, angkutan kargo di bandara AP II terdiri kargo domestik sebanyak 23.856 ton dan angkutan kargo ekspor-impor sebanyak 17.644 ton.

Adapun bandara AP II yang paling sibuk menangani angkutan kargo selama Angkutan Lebaran 2022 adalah Bandara Soekarno-Hatta dengan total volume kargo 32.365 ton, lalu Kualanamu (Deli Serdang) dengan total volume kargo 2.817 ton, kemudian Supadio (Pontianak) sebanyak 1.816 ton.

Baca juga
Sebaiknya Tidak Memesan Makanan Ini Saat di Pesawat

Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah produk yang mendominasi volume angkutan kargo di bandara-bandara AP II.

General cargo yang merupakan jenis barang-barang kiriman yang tidak perlu penanganan khusus tapi tetap harus memenuhi persyaratan keamanan dan keselamatan penerbangan mendominasi hingga sebesar 97 persen dari total tonase angkutan kargo di bandara AP II pada angleb 2022.

“Dari total angkutan general cargo itu, porsi paling besar yakni sebesar 70 persen adalah angkutan kargo yang merupakan pengiriman barang-barang dari e-commerce,” katanya.

Kargo Produk Garmen Dominan

Lebih lanjut Awaluddin mengungkapkan, produk-produk yang termasuk general cargo di bandara AP II selama Angkutan Lebaran 2022 yang paling banyak adalah produk garmen dan suku cadang otomotif.

Baca juga
Pengelola Menggratiskan Tol Sibanceh Seksi 2 Selama Libur Lebaran

Selain general cargo yang mendominasi 97 persen pasar di bandara AP II, terdapat juga special cargo dengan pasar sebesar 3 persen dari total angkutan kargo.

Special cargo itu adalah produk yang membutuhkan penanganan khusus seperti misalnya makanan, binatang dan lain sebagainya.

Ia menambahkan, angkutan kargo di bandara AP II menjadi sektor yang paling tahan banting di tengah pandemi Covid-19.

Bahkan pada awal-awal pandemi, sejumlah maskapai mengoperasikan pesawat penumpang untuk khusus mengangkut kargo di bandara AP II.

“Angkutan kargo dengan pesawat merupakan transportasi pengiriman yang paling cepat untuk menempuh jarak jauh, sehingga sangat tepat di saat tingginya kegiatan dan permintaan saat libur lebaran ini,” pungkasnya. [inu/jin]

Tinggalkan Komentar