Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Angkat Jenderal Aktif Jadi Dirjen, Menteri KP Trenggono Dinilai Ancam Demokrasi

Angkat Jenderal Aktif Jadi Dirjen, Menteri KP Trenggono Dinilai Ancam Demokrasi
Menteri KP Trenggono

Tindakan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengangkat jenderal polisi bintang dua aktif sebagai direktur jenderal di kementeriannya dinilai mengancam birokrasi dan demokrasi.

Trenggono baru saja mengangkat Irjen Pol Victor Gustaaf Manoppo, sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL). Sebelumnya, Trenggono juga menunjuk Laksamana Muda TNI Adin Nurawaludin menjadi Direktur Jenderal Pengawasan Sumber daya Kelautan dan Perikanan.

“Jika terus begini, maka birokrasi dalam bahaya dan demokrasi pun dalam bahaya,” kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin kepada wartawan, Senin (7/3/2022).

“Ini mungkin rakyat menyebutnya multifungsi polisi dan dwi fungsi TNI dengan wajah yang mirip di zaman Orba,” katanya menambahkan.

Baca juga
Garuda Sambut Baik Dukungan DPR untuk Pulihkan Penerbangan Nasional

Ujang menduga pengangkatan jenderal aktif TNI dan Polri ini memiliki kepentingan politis. Namun, ia tak tahu pasti target dari pengangkatan tersebut.”Yang tidak politis itu, jika pengangkatan pejabatnya dari pejabat karier di internal kementerian,” ujarnya.

Menteri Trenggono maupun Juru Bicara Menteri tak merespons konfirmasi soal kritik pengangkatan jenderal aktif Polri maupun TNI tersebut.

Sebelumnya, Menteri Trenggono melantik 9 pejabat baru lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jumat (4/3/2022).

Pelantikan ini sebagai salah satu upaya KKP mengakselerasi program-program prioritas untuk menjaga kesehatan dan ketahanan laut dalam jangka panjang. Serta memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga
1.200 Personel Dikirim ke Titik Rawan Bencana di Bandung

“Saya mengucapkan selamat bertugas untuk sembilan pejabat yang dilantik di amanah yang baru. Bekerjalah dengan profesional dan berintegritas tinggi. Seperti yang sering saya sampaikan, bahwa tidak ada super-man, yang ada adalah super-team,” ujar Menteri Trenggono dalam sambutannya.

Sembilan pejabat baru tersebut terdiri dari dua jabatan Pimpinan Tinggi Madya, lima jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, serta Direktur Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP).

Dua nama yang mengisi jabatan Pimpinan Tinggi Madya adalah Irjen Pol Victor Gustaaf Manoppo, sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) dan Dr. I Nyoman Radiarta, S.Pi, M.Sc sebagai Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP).

Tinggalkan Komentar