Minggu, 27 November 2022
03 Jumadil Awwal 1444

Antisipasi Demo Anarkistis, Polda Metro Kerahkan Pasukan di Tiga Lokasi

Kamis, 21 Apr 2022 - 12:29 WIB
1650510941083 - inilah.com
Pengamanan demo 214 di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2022). Foto: Inilah.com/Safarian Shah

Polda Metro Jaya mengerahkan personel di tiga lokasi Ibu Kota Jakarta terkait demo 214 oleh mahasiswa dan buruh, Kamis hari ini (21/4/2022). Tiga lokasi ini merupakan kawasan yang kerap menjadi titik berkumpulnya massa pengunjuk rasa.

“Untuk hari ini, dugaannya ada tiga lokasi yang jadi tempat masyarakat untuk sampaikan aspirasi atau unjuk rasa. Yaitu Gedung DPR, kawasan patung kuda (Monas), dan (simpang) Harmoni,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo

Sambodo menjelaskan, pengerahan personel di tiga lokasi juga mengantisipasi adanya provokasi mengarah pada tindakan anarkistis Hal ini berkaca dari demo pada Senin (11/4/2022). Personel kepolisian turut serta menjadi korban kekerasan imbas demonstran yang anarkistis di depan Gedung DPR/MPR.

Baca juga
Konser Musik di Lippo Plaza Jogja Ricuh, Penyelenggara Dijadikan Tersangka!

Sambodo pun menegaskan, pihaknya mendepankan keamanan anggota dari potensi amukan massa. Ia mengharapkan tidak ada lagi polisi yang menjadi korban kekerasan massa.

“Tentu massa cair yan berusaha memberikan provokasi sehingga kemudian melakukan tindakan anarkis yang kemudian menimbulkan unras jadi tidak terkendali. Kami imbau massa menyuarakan aspirasi dengan baik jangan lakukan tindakan anarkis

Tujuh Tuntutan Demo 214

Sejumlah aliansi organisasi mahasiswa yang menggelar demo hari ini menyuarakan tujuh tuntutan yaitu. Ketujuh tuntutan tersebut, pertama tindak tegas para penjahat konstitusi dan tolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden. Kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan atasi ketimpangan ekonomi. Ketiga, menindak tegas segala tindakan represif terhadap masyarakat sipil dengan mekanisme ketat dan tidak diskriminatif. Keempat, wujudkan pendidikan ilmiah, gratis, dan demokratis. Kelima, sahkan RUU pro rakyat, tolak RUU pro oligarki. Adapun pin keenam dan ketujuh adalah wujudkan reforma agraria sejati serta tuntaskan seluruh pelanggaran HAM. [yud]

Tinggalkan Komentar