Antisipasi Gagal Panen Saat Musim Hujan

Antisipasi Gagal Panen Saat Musim Hujan - inilah.com
Foto Istimewa

Wilayah Indonesia mulai memasuki musim penghujan. Persoalan ini secara otomatis berpotensi berdampak terhadap pertanian di tanah air.

Pasalnya perubahan iklim, cuaca ekstrim, bencana alam, juga serangan organisme pengganggu tanaman dan hama. Lalu bagaimana mencegah hal tersebut agar tak gagal panen?

Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pertanian (Kementan) mulai melakukan berbagai antisipasi untuk ketersediaan pangan. Salah satunya program pembuatan embung, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, serta asuransi pertanian. 

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap para petani. Sebab sektor pertanian cukup rentan terhadap perubahan kondisi alam.

Solusi Antisipasi Gagal Panen

Beragam hal yang dilakukan sudah cukup efektif untuk melindungi petani dari bahaya kebanjiran. Hal ini sebagai faktor yang menentukan kenaikan produktivitas pangan. 

Untuk itu, program-program unggulan Kementan yang dilakukan selama ini mesti terus digencarkan. 

Para petani sebaiknya mengikuti asuransi pertanian dan yang sudah memulai terus ditingkatkan. Di samping itu pemerintah daerah terus siaga mengantisipasi dan mitigasi risiko curah hujan yang berlebih terhadap usaha tani di daerahnya. 

“Jumlah petani yang ikut asuransi pertanian agar terus ditingkatkan. Peran pemerintah daerah dalam antisipasi dan mitigasi risiko curah hujan yang berlebih terhadap usaha tani di daerahnya harus ditingkatkan,” kata Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Hermanto Siregar, Kamis, (23/9/2021).

Baca juga  Mengapa Merokok Dapat Meningkatkan Risiko Bila Terkena Covid-19?

Tinggalkan Komentar