Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Anwar Ibrahim Tak Akan Ambil Gaji sebagai PM Malaysia

Jumat, 25 Nov 2022 - 14:36 WIB
Anwar Ibrahin Gaji
Anwar Ibrahim menyatakan tidak akan mengambil gajinya sebagai Perdana Menteri selama ia menjabat. (foto: CNA/Fatihah Kamaruddin)

Anwar Ibrahim menyatakan tidak akan mengambil gajinya sebagai Perdana Menteri. Hal itu dikatakannya dalam konferensi pers perdana usai dilantik oleh Raja Abdullah pada Kamis (24/11/2022) malam.

“Saya telah memilih untuk menolak gaji (saya) sebagai Perdana Menteri,” kata Anwar.

“Saya juga menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah menunjuk menteri dan pemimpin tanpa lihat partai, tanpa tengok agama… maka saya memilih untuk menolak gaji Perdana Menteri,” imbuhnya.

Pernyataan itu sesuai dengan janji yang Anwar sampaikan selama kampanye. Selain melawan korupsi, salah satu janjinya saat kampanye adalah dia tidak akan mengambil satu sen pun gajinya sebagai PM jika berhasil memenangkan pemilu.

Baca juga
PM Anwar Ibrahim Bakal Kurangi Perjudian di Malaysia

Dalam konferensi pers perdana itu, Anwar juga dengan yakin menyatakan bahwa koalisi yang ia pimpin, Pakatan Harapan (PH), telah meraih suara mayoritas di parlemen dengan dukungan penuh dari koalisi Barisan Nasional (BN).

“Kami mengapresiasi bahwa sekarang kami memegang komitmen dari seluruh 30 anggota parlemen dari Barisan Nasional,” kata Anwar seperti dikutip The Star.

Saat ini, Anwar menuturkan koalisi pemerintah di bawah pimpinannya terdiri dari PH, Barisan Nasional, dan Gabungan Parti Sarawak (GPS). Gabungan ketiganya menjadi koalisi terbesar di parlemen.

Setelah dua dekade penantian, Anwar Ibrahim akhirnya resmi dilantik menjadi PM Malaysia pada Kamis kemarin.

Baca juga
Bebas Hukuman Gantung di Malaysia, WNI Dipulangkan via Entikong

Ia mengucapkan sumpahnya sebagai perdana menteri di Istana Negara pada pukul 17.00 waktu setempat.

“Saya Anwar Ibrahim telah dilantik, menerima jabatan sebagai seorang perdana menteri. Saya dengan sesungguhnya bersumpah akan dengan jujur menjalankan kewajiban-kewajiban,” katanya.

Ia terpilih menjadi PM baru usai drama di pemilihan umum yang berlangsung pada Sabtu lalu. Pemilu kali ini penuh drama karena tak ada pemenang mutlak.

Anwar pun resmi menjadi PM Malaysia setelah penantian dua dekade, tepatnya sejak pertengahan 1990-an.

Tinggalkan Komentar