Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Aplikasi PINTU Dapatkan Pendanaan Seri B Senilai Rp1,6 Triliun

Rabu, 08 Jun 2022 - 21:18 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Aplikasi PINTU (Foto ist)
Aplikasi PINTU (Foto ist)

PT Pintu Kemana Saja dengan nama brand PINTU, mengumumkan telah menyelesaikan putaran pendanaan seri B senilai US$113 juta atau sebesar Rp1,6 triliun. Pendanaan ini berasal dari Intudo Ventures, Lightspeed, Northstar Group, dan Pantera Capital.

Melalui putaran pendanaan ini, PINTU berencana untuk memantapkan posisi sebagai platform aset crypto terkemuka di Indonesia dengan meluncurkan fitur-fitur baru, menambah token-token yang diperdagangkan, mendukung teknologi blockchain, dan menghadirkan berbagai produk-produk baru.

Untuk meningkatkan literasi dan edukasi bagi investor aset crypto, PINTU akan berinvestasi secara besar-besaran dalam program edukasi Pintu Academy. Hal ini menjadi komitmen PINTU untuk memberikan edukasi agar para investor dapat memahami risiko berinvestasi pada aset crypto dan melakukan praktik jual beli dan investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Untuk mendukung pertumbuhan ini, PINTU secara agresif merekrut talenta terbaik untuk semua fungsi. Saat ini pertumbuhan staff di PINTU tumbuh hingga dua kali lipat sejak tahun 2021 di mana per April 2022 terdapat lebih dari 200 staff. Perekrutan talenta-talenta terbaik ini termasuk posisi strategis seperti engineering, business & strategy, hingga human resources.

Baca juga
BEI Pede Lebih Banyak 'Unicorn' yang Lakukan IPO

“Kami sangat bersemangat untuk melanjutkan perjalanan kami dengan PINTU dan kami menyambut baik kehadiran partner baru kami dari Northstar Group. Sejak melakukan investasi pada bulan Agustus tahun lalu, PINTU telah mengalami peningkatan hingga 5 kali lipat dan telah menjadi platform layanan investasi aset crypto terkemuka di Indonesia dan merekrut tim terbaik yang pernah kami lihat di industri ini,” ujar Hemant Mohapatra, Partner at Lightspeed.

“Gelombang aset crypto memasuki arus utama secara global, dan PINTU sedang membangun sebuah generasi perusahaan dalam kategori ini,” lanjutnya.

“Adopsi aset crypto terjadi di mana-mana dan Indonesia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pasar aset kripto dengan pertumbuhan paling cepat di dunia. Crypto merupakan kelas aset bersifat global, dan PINTU telah menjadi gerbang utama masyarakat Indonesia untuk bisa mendapatkan akses berinvestasi aset crypto bersama-sama dengan investor global,” ungkap Paul Veradittakit, Partner at Pantera Capital.

Baca juga
Startup MySkill Dapat Pendanaan Tahap Awal dari East Venture

“Pantera terus mendukung PINTU dalam upayanya membawa adopsi aset crypto dan layanan keuangan di Indonesia, didorong dengan produk-produk PINTU yang inovatif, aktif mengedukasi pasar, dan memberikan pengalaman berinvestasi yang sesuai dengan kebutuhan investor lokal,” lanjut Paul.

“Seperti halnya pasar global, Indonesia saat ini sedang melihat permintaan dari masyarakat luas yang sangat signifikan pada aset perdagangan crypto. Indonesia juga membangun pemahaman dan sikap bagi investor aset crypto lokal untuk mematuhi aturan yang berlaku, dan PINTU sendiri identik dengan investasi aset crypto di Indonesia, sebagai platform investasi aset crypto yang mengadopsi model aplikasi yang user-friendly dan mampu menjawab secara spesifik kebutuhan serta habit investor aset crypto di Indonesia,” pungkas Patrik Yip, Founding Partner, Intudo Ventures.

Tinggalkan Komentar