Selasa, 12 Mei 2026 | 24 Dzulqa'dah 1447
inilah.comototeknogadgetApple Siapkan Harga Agresif iPhone 18 Pro di Tengah Kenaikan Biaya Produksi

Apple Siapkan Harga Agresif iPhone 18 Pro di Tengah Kenaikan Biaya Produksi

Ikhsan Medium.jpeg
Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00 WIB
Share
Di tengah naiknya harga komponen memori yang berdampak pada meningkatnya harga berbagai ponsel Android, Apple diperkirakan akan mengambil langkah berbeda untuk lini iPhone 18 Pro dan Pro Max yang rencananya meluncur pada musim gugur tahun ini. (Ilustrasi: Inilah.com/AI)

Di tengah naiknya harga komponen memori yang berdampak pada meningkatnya harga berbagai ponsel Android, Apple diperkirakan akan mengambil langkah berbeda untuk lini iPhone 18 Pro dan Pro Max yang rencananya meluncur pada musim gugur tahun ini. (Ilustrasi: Inilah.com/AI)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Di saat pasar ponsel Android mulai goyah akibat lonjakan harga komponen memori, Apple justru dilaporkan tengah menyiapkan strategi tak terduga. Raksasa teknologi asal Cupertino ini diprediksi akan menerapkan kebijakan harga agresif untuk lini iPhone 18 Pro dan Pro Max yang dijadwalkan meluncur musim gugur tahun ini.

Mengutip laporan 9to5Mac, langkah ini diambil di tengah kondisi pasar smartphone global yang menantang. Banyak produsen Android diperkirakan bakal memangkas produksi perangkat kelas bawah karena tekanan biaya manufaktur yang kian mencekik. Namun, Apple tampaknya memilih jalur berbeda demi mengamankan dominasi di pasar premium.

Strategi Bertahan di Harga Dasar

Analis teknologi kenamaan, Jeff Pu, dalam laporan riset terbarunya mengungkapkan bahwa Apple kemungkinan besar akan mempertahankan harga varian dasar iPhone 18 Pro agar tetap kompetitif. Pandangan ini turut diamini oleh analis kawakan Ming-Chi Kuo, yang menyebut Apple berupaya keras agar model entry-level mereka tidak mengalami kenaikan harga dibanding generasi sebelumnya.

Jika skenario ini terwujud, iPhone 18 Pro diperkirakan akan tetap dibanderol mulai dari US$1.099 atau sekitar Rp19,1 juta. Sementara itu, varian tertingginya, iPhone 18 Pro Max, diprediksi akan dilepas ke pasar dengan harga mulai US$1.199 atau setara Rp20,8 juta.

Strategi ini dinilai sangat berani mengingat biaya komponen memori dan rantai pasokan global sedang mengalami tren peningkatan.

Menjaga Margin lewat Varian Memori Tinggi

Kendati harga dasar tetap ditekan, bukan berarti Apple abai terhadap keuntungan. Untuk menyeimbangkan margin perusahaan, Apple disebut tetap berpotensi menaikkan harga pada varian dengan kapasitas penyimpanan (storage) yang lebih tinggi.

Langkah ini dianggap sebagai solusi cerdas untuk meredam tekanan biaya tanpa harus mengubah harga psikologis di tingkat konsumen dasar. Dengan mempertahankan harga model standar, Apple tetap memiliki daya tarik bagi calon pembeli baru, sembari tetap meraup margin lebih besar dari pengguna yang membutuhkan kapasitas memori jumbo.

Strategi penetapan harga ini dipandang sebagai manuver Apple untuk memanfaatkan celah di saat para pesaingnya di ekosistem Android terpaksa menaikkan harga atau bahkan menghentikan produksi model tertentu akibat krisis biaya komponen.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com