Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Arus Balik, One Way dan Contraflow Diterapkan di Tol Semarang-Japek

Img 20220508 112921 - inilah.com
Kepolisian menerapkan skema oneway dan contraflow pada Tol Semarang-Japek. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Minggu (8/5/2022). Foto: Antara

Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) dan contraflow pada ruas Tol Semarang hingga Jakarta-Cikampek (Japek) pada Minggu (8/5/2022)  pukul 09.00 WIB. Pihak Jasa Marga tidak memungkiri penerapan rekayasa lalu lintas ini untuk mengurai kepadatan lalu lintas tol.

Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mengungkapkan, penerapan satu arah dilaksanakan di Km 428 Tol Semarang ABC hingga Km 66  Tol Japek. Sedangkan jalur dari Km 66 menuju arah Jakarta hingga Km 47 Tol Japek dilakukan rekayasa lalu lintas contraflow dua lajur.

“Selanjutnya dilakukan pula contraflow satu lajur Km 47 sampai Km 28 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta pada pukul 09.00 WIB,” kata Heru.

Baca juga
Kemenhub akan Kurangi Pemudik yang Pakai Sepeda Motor

Dia melanjutkan, arus lalu lintas Tol Cipali hingga Japek terpantau padat hingga pagi tadi. Skema satu arah dan contraflow diterapkan sebagai solusi.

“Petugas melakukan rekayasa lalu lintas berupa one way dan contraflow di jalan Tol Cipali hingga Tol Jakarta-Cikampek dari arah Jawa Tengah, Barat dan lainnya menuju Jakarta dan sekitarnya karena sudah cukup padat,” terangnya.

Dia meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak kebijakan ini. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan dari arah Jakarta menuju arah timur yang terdampak one way arus balik,” katanya.

Sementara itu, kepadatan arus lalu lintas juga terpantau terjadi di jalan arteri Karawang. Pemudik yang menggunakan mobil pribadi dan sepeda motor dari arah Jawa menuju Jakarta dan sekitarnya terus mengalir di jalan arteri Karawang.

Baca juga
Polri Catat 2.945 Kecelakaan Terjadi Selama Arus Mudik

Jasa Marga memperkirakan 60% atau sebanyak 1,2 juta kendaraan belum kembali ke Jabotabek hingga H+3 Lebaran 2022. Data pada Sabtu (7/5/2022) menunjukkan baru sekitar 815 ribu kendaraan yang kembali ke Jabotabek.

Menurut Heru angka tersebut merupakan angka realisasi kendaraan yang kembali ke Jabotabek dibandingkan dengan kendaraan meninggalkan Jabotabek periode H-10 sampai dengan hari pertama Lebaran tahun ini. Artinya, puncak arus balik diprediksi terjadi pada hari ini.

Kemenhub juga melaporkan sebanyak 60% pemudik belum kembali hingga H+4 Idul Fitri. Seluruhnya merupakan pengguna kendaraan yang menyeberang dari Sumatera menuju Jawa maupun pengguna jalur Tol Semarang hingga Jakarta.

Baca juga
Arus Balik Pemudik di Tanjung Pandan Mulai Berlangsung Hari Ini

“Agar tidak terjadi kepadatan dan perjalanan lebih nyaman, kami mengimbau masyarakat untuk menunda kepulangannya setelah 8 Mei 2022,” ucap Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

Tinggalkan Komentar