Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Aset Rp10 Miliar Budhi Sarwono Disita, Bupati yang Pernah Sebut LBP ‘Menteri Penjahit’

KPK Sita Aset Senilai Rp10 Miliar, Milik Budhi Sarwono
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono (foto:istimewa)

Masih ingat Budhi Sarwono? Bupati Banjarnegara yang pernah viral lantaran salah menyebut nama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), ‘Menteri Penjahit’. Kabar terbaru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyita aset Budhi Sarwono senilai Rp10 miliar dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam kasus TPPU, Budhi itu diduga berupaya menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan yang bersumber dari tindak pidana korupsi. Yakni belanjakan dalam bentuk berbagai aset baik bergerak maupun tidak bergerak.

Penetapan TPPU tersebut merupakan pengembangan dari kasus korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan di Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah, Tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

Baca juga
Tidak Ada Pesangon dan Uang Pensiun untuk 57 Pegawai KPK?

“Sejauh ini kami telah melakukan penyitaan terkait dengan aset-aset yang diduga milik tersangka ini kurang lebih Rp10 miliar,” kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2022).

Tetapi, Ali tak merinci aset Budhi yang disita oleh KPK. Namun memastikan lembaga antirasuah ini akan terus mengusut aset milik Budhi.

“Tentu prosesnya masih panjang, nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” ujarnya.

Dalam kasus dugaan TPPU Budhi, KPK telah memeriksa 11 saksi di Mako Brimob Purwokerto, Jawa Tengah. Yakni Afton Saefudin dari pihak swasta serta empat notaris dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) masing-masing Sri Endang Suprikhani, Aglis Widodo, Adi Akbar, dan Sonny Dewangkoro.

Baca juga
Tersangkut Kasus Bupati Banjarnegara, Boyamin Siap Penuhi Panggilan KPK Besok

Kemudian, Heni Arief Prianto dari pihak swasta serta lima notaris dan PPAT masing-masing Jigatra Digdaya Haq, Sopan, Doddy Saiful Islam, Setya Lindu Jayati, dan Dewi Rubijanto.

“Para saksi dikonfirmasi, antara lain terkait dengan dugaan kepemilikan aset tersangka BS yang berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan sekitarnya,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar