Ashanty Nonton Layangan Putus Saat Isolasi di Rumah Sakit

Ashanty Nonton Layangan Putus - inilah.com
istimewa

Membunuh kejenuhan saat menjalani isolasi di rumah sakit memang bisa dengan beragam cara. Seperti yang dilakukan Ashanty.  Ternyata, Ashanty nonton Layangan Putus saat menjalani isolasi di rumah sakit usai terkonfirmasi positif COVID-19.

Istri dari Anang Hermansyah itu menjalani isolasi di rumah sakit bilangan Jakarta Selatan setelah terkonfirmasi positif COVID-19 usai liburan dari Turki.

Pernyataan Ashanty nonton Layangan Putus itu terungkap saat Ibu sambung Aurel Hermansyah tersebut menjawab pertanyaan seseorang di instagram story @ashanty_ash.

“Nonton Layangan Putus enggak Bun?” tanya seseorang pada Ashanty lewat kolom tanya jawab.

“Udah dong. Nunggu episode berikutnya masih lama,” kata Ashanty menjawab pertanyaan tersebut, Jakarta, Sabtu, (08/01/2022).

Baca juga  Sekali Kencan, Cassandra Angelie Pasang Tarif Rp30 Juta
Ashanty Nonton Layangan Putus
Tangkapan layar dari instagram story @ashanty_ash

Serial Layangan Putus semakin sengit, antara Aris, Kinan, dan Lydia

Ternyata, pada Layangan Putus terbaru episode 8, Aris (Reza Rahadian) dan Lydia (Anya Geraldine) mendapat masukan dari sahabatnya untuk meminta izin kepada Kinan (Putri Marino) untuk  menjalankan poligami.

Sontak membuat Kinan marah. Aris dan Lydia yang sudah putus asa akhirnya mendatangi Kinan untuk memohon maaf, namun Kinan sudah kepalang sakit hati. Aris pun ia biarkan berlutut tanpa jawaban.

Sebelumnya, Kinan rupanya telah menyiapkan rencana besar. Dia berhasil menjebak Aris dan Lydia di dalam satu ruangan bersamanya, seperti yang dikutip dari sinopsi serial Layangan Putus yang inilah.com terima, Jakarta, Jumat, (07/01/2022).

Baca juga  Kisah Akhlak Para Wali: Kakek Lanjut Usia dan Pohon Kurma

Secara tersusun, Kinan membeberkan semua yang diketahuinya pada Aris dan Lydia. Dia juga mengusir Aris dari rumah.

Keesokan harinya Kinan meminta Aris datang ke kantor Lola.

Kinan sudah menjadikan Lola kuasa hukumnya, dan Aris digugatnya dengan tuduhan perbuata zina. Aris tidak memiliki pilihan selain untuk menurut.

Aris tidak tinggal diam. Setelah meminta saran pada Irfan dan Alfi, Aris akhirnya menyewa pengacara.

Sayang bagi Aris, pengacara yang ia gunakan jasanya ternyata hanya dapat membual. Kinan malah semakin tersinggung karena melihat Aris memberikan perlawanan dan tetap tidak mengaku salah.

Tiba hari di mana Kinan akan mengajukan tuntutannya pada Aris ke kantor polisi.

Baca juga  Peringkat FIFA Timnas Indonesia Diprediksi Naik 6 Tingkat Usai Depak Taiwan

Namun di tengah perjalanan, Kinan tiba-tiba saja berubah pikiran. Ia megurungkan niatnya semula dan mencoba menghubungi Aris.

Malang, Aris yang sejak awal hari kalang kabut mencari Kinan tidak dapat mengangkat telepon.

Ia terlibat kecelakan lalu lintas. Mobil yang ia kendarai secara ugal-ugalan akhirnya menghalangi jalan truk.

Sesaat sebelum tertabrak, satu kenangan muncul di benak Aris adalah kenangan akan Lydia.

Tinggalkan Komentar