Jumat, 20 Mei 2022
19 Syawal 1443

Atasi Masalah Sering Berkemih Saat Perjalanan Mudik, Hindari Kafein

Perjalanan Mudik
Istimewa

Berkemih tidak bisa dihindari dan dirasakan para pemudik saat perjalanan mudik dan berpuasa. Hal ini bisa diatasi dengan baik, agar Anda tidak bolak balik berkemih.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK. memberikan tips bagi Anda untuk mencegah dehidrasi dan sering berkemih selama menjalankan puasa Ramadan, salah satunya tidak mengonsumsi minuman dengan kandungan kafein saat sahur.

“Saat sahur justru jangan teh dan kopi karena mengandung kafein yang sifatnya diuretik atau justru membuang cairan dalam tubuh,” ujarnya ditulis di Jakarta, Senin (25/4/2022).

Diuretik berarti zat yang menyebabkan efek pengeluaran cairan dari tubuh. Menurut Diana, alih-alih bikin segar, Anda justru juga bisa mengalami dehidrasi seharian bila mengonsumsi minuman kafein yang sifatnya diuretik.

Baca juga
Prediabetes jadi Penyebab Kencing Manis jika Dibiarkan

Selain itu, minuman dengan sifat diuretik semisal teh dan kopi dapat menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil.

“Jadi, usahakan saat sahur tidak minum teh atau kopi, air putih saja yang cukup. Kopi susu sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur karena prinsipnya sama, kopi mengandung kafein yang dapat menimbulkan efek diuretik,” paparnya.

Terkait waktu konsumsi kafein selama Ramadan, Diana mengatakan, Anda meminumnya setelah berbuka puasa, namun jangan dekat dengan jam tidur.

“Ada orang yang minum kopi jelang jam tidur membuat tidak bisa tidur pada malam harinya. Jadi memang harus diperhatikan dengan kebiasaan kita,” tambahnya.

Baca juga
Hasil Riset: Imunisasi Anak Rendah Selama Pandemi

Kemudian, bagi Anda yang ingin melakukan mudik lebaran, Pakar gizi dari Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI) Irtya Qiya mulai menyarankan Anda mengurangi minuman dengan sifat diuretik agar tidak tak sering buang air kecil selama perjalanan.

“Selain itu makanan yang tinggi natrium dan tinggi gula seperti makanan kemasan juga sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan peningkatan rasa haus selama di perjalanan,” katanya.

Masih menurutnya, Anda sebaiknya tidak mengurangi minum baik saat berbuka puasa dan sahur karena khawatir sering buang air kecil saat mudik. Mengurangi asupan cairan bisa berisiko dehidrasi yang dapat berdampak buruk untuk kesehatan.

Baca juga
GEMBIRA, Rahasia Kak Seto Awet Muda

“Ketika mudik, kita juga tidak disarankan untuk mengurangi minum karena ketika dehidrasi juga bisa berdampak buruk untuk kesehatan, sehingga perlu untuk memastikan bahwa tubuh dalam kondisi terhidrasi dengan baik pada saat mudik,” demikian saran Irtya. [ikh]

Tinggalkan Komentar