Sabtu, 03 Desember 2022
09 Jumadil Awwal 1444

Autopsi Ulang, Jenazah Brigadir J Dibawa ke RSUD Sungai Bahar

Rabu, 27 Jul 2022 - 09:41 WIB
Img 20220727 Wa0021(1) - inilah.com
Keluarga almarhum Brigadir Polisi Yoshua Hutabarat di TPU Sungai Bahar Unit 1, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, sebelum makam itu dibongkar, Rabu (27/7/2022). Foto: Antara

Makam Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di TPU Sungai Bahar Unit I, Muaro Jambi sudah digali dan jenazah dibawa ke RSUD Sungai Bahar. Proses autopsi ulang jenazah yang dimulai dengan menggali makam turut disaksikan oleh keluarga almarhum.

Penggalian makam Hutabarat di TPU Sungai Bahar Unit 1, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada Rabu (27/7/2022), pukul 07.30 WIB dibongkar oleh lima penggali. Keluarga almarhum yang terdiri atas ayah, ibu dan adik kandung yang juga anggota Polri yakni, Bripda Mahareza Hutabarat, turut hadir menenangkan orang tua yang histeris melihat pembongkaran makam.

Proses autopsi ulang ini turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Yudawan, Kepala RS Bhayangkara Jambi Kombes Yandiko, Karo Operasi Polda Jambi Kombes Ferry Handoko dan Kepala Polres Muaro Jambi, AKBP Yuyan Priatmaja. Turut hadir perwakilan TNI, Forkompinda Muaro Jambi, menyaksikan proses ekshumasi itu.

Baca juga
Resmi Dikukuhkan, Ketum PBNU: Mari Bekerja dengan Nyata

Proses pembongkaran berlangsung sekitar satu jam hingga peti jenazah diangkut petugas dan dibawa menuju RSUD Sungai Bahar yang jaraknya mencapai 2 kilometer dari TPU. Di sana tim ahli forensik yang didatangkan dari Jakarta, termasuk yang diusulkan keluarga, sudah siap melakukan proses autopsi ulang.

Pembongkaran makam dikawal ketat petugas kepolisian yang berjaga di sekitar makam yang sudah diberikan garis polisi. Pembongkaran makam turut disaksikan kuasa hukum keluarga, Kamaruddin Simanjuntak. Sebelum makam dibongkar, keluarga sempat menjalani ritual keagamaan dipimpin seorang pendeta.

Rohani Simanjutak perwakilan dari keluarga almarhum Yosua sebelum menggelar doa bersama mengatakan kepada awak media di lokasi pemakaman agar proses otopsi ulang bisa berjalan lancar dan bisa mengungkap semua penyebab kematian korban. Ibu almarhum, Rosti Simanjuntak menangis histeris dan minta keadilan terkait tewasnya sang putra sulung.

Baca juga
Yaya Mulyana Jabat Plt Wali Kota Bandung

 

Tinggalkan Komentar