Bad Mood? Coba Konsumsi Ini Agar Lebih Semangat

Bad Mood? Coba Konsumsi Ini Agar Lebih Semangat - inilah.com
istimewa

Bad mood, bad dalam bahasa Inggris berarti buruk atau tidak baik, sedangkan mood adalah suasana hati atau perasaan. Jika digabungkan, bad mood dapat diartikan suasana hati yang sedang tidak baik.

Orang yang sedang mengalami bad mood biasanya mudah marah, mudah tersinggung, dan lebih terbawa perasaan (baper). Kondisi seperti ini umumnya dialami wanita yang sedang pramenstruasi (PMS) atau seseorang saat dirundung rasa bosan, lelah atau tertekan.

Namun jangan sampai bad mood mengganggu aktivitas seseorang saat sedang bekerja atau menjalani kegiatan sehari-hari. Tentu hal ini juga pasti mengganggu orang-orang yang ada di sekitar, karena orang yang sedang bad mood biasanya mudah emosi, atau mungkin lebih banyak diam.

Padahal mood adalah modal awal seseorang untuk menambah semangat dalam menjalani aktivitasnya. Di bawah ini terdapat sejumlah makanan dan minuman yang dipercaya dapat meningkatkan mood seseorang, jika mengonsumsinya maka diyakini dapat membawa perasaan lebih senang.

1. Cokelat

Mengonsumsi cokelat dipercaya dapat memperbaiki mood karena memiliki kandungan psychoactive. Zat tersebut akan merangsang hormon endorphin di otak untuk menghasilkan perasaan euforia.

Baca juga  Raisa Ungkap Rahasia Naikan Imun dengan Konsumsi Buah

Penelitian dari University College London menyebutkan, orang yang mengonsumsi cokelat 2×24 jam mengalami risiko depresi lebih kecil dibandingkan tidak mengonsumsi sama sekali. Ini juga berlaku untuk wanita yang sedang PMS, khususnya cokelat hitam.

Meski mendatangkan kebahagiaan dalam diri, namun konsumsi cokelat tidak dianjurkan untuk terlalu banyak atau berlebihan. Karena efek yang ditimbulkan yakni meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, jika dikonsumsi berlebihan justru malah meningkatkan kecemasan.

2. Pisang
Buah berwarna kuning ini dipercaya bisa memperbaiki mood kamu yang sedang tidak baik. Pisang bisa memberikan perasaan senang karena mengandung triptofan dan asam amino yang membuat kadar serotonin dalam tubuh meningkat.

Hormon serotonin ini dapat memperbaiki suasana hati dan memberikan sensasi senang. Hormon ini juga berfungsi mengendalikan emosi, sehingga mengonsumsi pisang dapat memberikan pikiran, tubuh menjadi rileks.

Menurut dr Zaidul Akbar, pisang yang memiliki banyak manfaat adalah yang memiliki banyak bintik hitam. Mulai dari anti kanker, antioksidan, serotonin, mineral penting seperti kalium, kalsium. “Jika anak-anak lagi baper, atau mau bikin suami atau istri¬† jadi mood booster,” katanya.

Baca juga  Foto: Ngopi Santai Sambil Baca Buku di Ilegal Library, Senopati, Jaksel

3 Aneka Buah Beri
Buah beri seperti stroberi, bluberi, kismis dan lalin-lain mengandung antioksidan tinggi dan dipercaya mampu menghilangkan stres oksidatif yakni ketidakseimbangan senyawa berbahaya dalam tubuh.

Sebuah studi mengaitkan diet kaya antosianin dengan risiko gejala depresi 39 persen lebih rendah. Aneka buah beri memiliki kandungan karbohidrat yang baik, kandungan glukosa di dalamnya dapat menurunkan iritabilitas.

Lebih baik dikonsumsi saat tingkat matangnya pas dan segar, sehingga tingkat antioksidan di dalamnya masih tinggi.

4. Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi dipercaya dapat mengubah bad mood menjadi good mood. Seperti halnya kimchi dan yogurt yang mampu menjaga bakteri di dalam usus, karena bakteri di usus dan mood memiliki hubungan mutualisme untuk mengurangi stres.

Proses fermentasi menciptakan probiotik, sebuah mikroorganisme yang membantu pertumbuhan bakteri baik dalam usus yang meningkatkan tingkat serotonin

5 Kopi
Bagi para pecinta kopi tentu mempercayai kopi dapat meningkatkan mood serta memberikan semangat lebih dalam beraktivitas. Sebuah studi dari University of Georgia Departement of Kinesiology mengungkap bahwa segelas kopi 200 miligram dapat meningkatkan mood menjadi lebih baik.

Baca juga  Manfaat Biji Kopi Tanpa Seduh, Hirup Aromanya

Tak hanya itu, kopi juga dapat memompa semangat untuk menghadapi tantangan dan stres sepanjang hari. kafein yang terkandung dalam kopi memberikan dampak positif terhadap depresi.

Sementara itu penelitian Archives of Internal Medicine mengungkapkan bahwa wanita yang mengonsumsi kopi sebanyak 2-3 cangkir sehari memiliki risiko 15 persen lebih kecil mengalami depresi dibandingkan dengan wanita yang mengonsumsi 1 cangkir kopi atau kurang.

Sedangkan wanita yang mengonsumsi kopi 4 cangkir atau lebih per hari memiliki risiko 20 persen lebih kecil mengalami depresi. Namun sebaiknya mengonsumsi kopi cukup 3 kali dalam sehari yaitu pagi, siang, dan sore atau maksimal 4 kali sehari.

Menurut Ahli Gizi Mehar Rajput, dalam satu cangkir kopi mengandung 95-100 miligram kafein. Semakin banyak asupan kafein dapat mengakibatkan gejala gelisah, insomnia, mudah emosi dan detang jantung tidak stabil. Sehingga diimbau tidak berlebihan mengonsumsi kopi.

Tinggalkan Komentar