Senin, 05 Juni 2023
15 Dzul Qa'dah 1444

Badan PBB: 130 Juta Warga Arab Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

Minggu, 01 Jan 2023 - 12:22 WIB
Penulis : Wiguna Taher
Yaman - inilah.com
Arsip - Anak-anak makan di dalam tenda mereka di kamp pengungsi internal (IDP) di pinggiran Kota Marib, Yaman, 20 Oktober 2021. (Foto: Antara/Reuters/Nabil al-Awzari/as)

Kabar mengejutkan datang dari Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia Barat (ESCWA). Laporan dari badan PBB yang dilansir Sabtu (31/12/2022) itu menyebutkan, sepertiga penduduk Arab hidup di bawah garis kemiskinan. Selama tahun 2022 kemiskinan di negara-negara Arab meningkat manjadi 130 juta orang.

Pengangguran di kawasan Arab menjadi yang tertinggi di dunia pada 2022, yakni sebesar 12 persen.

“Kemungkinan terjadi sedikit penurunan pada 2023 menjadi 11,7 persen,” kata ESCWA.

Menurut ESCWA, ekonomi di kawasan tersebut diproyeksikan tumbuh 4,5 persen pada 2023 dan 3,4 persen pada 2024 meski terjadi gangguan selama pemulihan ekonomi global.

Baca juga
PBB Didesak Jatuhkan Sanksi pada China untuk Pelanggaran HAM Muslim Uighur

Ketua tim penyusun laporan ESCWA tersebut Ahmed Moummi mengatakan, meski prospek pertumbuhan ekonomi di kawasan itu positif, terjadi perbedaan yang signifikan di masing-masing negara, yang diperparah oleh perang di Ukraina.

“Situasi saat ini memberikan peluang bagi negara-negara Arab penghasil minyak untuk mendiversifikasi ekonomi mereka di sektor energi dengan mengumpulkan pasokan dan berinvestasi di proyek-proyek yang menghasilkan pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

ESCWA merupakan satu dari lima komisi regional PBB yang mendukung pembangunan ekonomi dan sosial yang inklusif dan berkelanjutan di negara-negara Arab. Badan PBB itu juga bertugas meningkatkan integrasi kawasan.

Baca juga
Tahun Ini, 635.000 Orang di Afghanistan Terusir dari Rumah

Secara politik, Jazirah Arab terdiri dari negara-negara: Arab Saudi, Palestina, Kuwait, Yaman, Oman, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Irak, Suriah dan Lebanon. Dari jumlah itu beberapa negara seperti Suriah, Yaman dan Palestina masih terlibat konflik dan perang saudara.

Tinggalkan Komentar