Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Bagaimana Cara Mengatasi Nyeri Sendi Tanpa Perlu Minum Obat?

Nyeri Akut - inilah.com
Istockphoto

Nyeri sendi merupakan gejala dari suatu penyakit atau kondisi medis, seperti radang sendi (artritis) dan peradangan pada bantalan sendi atau bursa (bursitis). Lalu bagaimana cara pengobatannya?

Kepala Instalasi Rehabilitas Medik (IRM) Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, M Ridwan Meuraksa, dr. Saad Budiyono SpKFR mengenalkan terapi TENS atau “Transcutaneous electrical nerve stimulation” sebagai salah satu terapi yang efektif tanpa perlu meminum obat untuk mengatasi nyeri akut yang diderita seseorang baik pada otot maupun sendi.

Metode terapi itu seringkali digunakan dalam pengobatan untuk orang-orang yang mengalami reaksi alergi pada penyembuhan menggunakan obat seperti analgesik.

Baca juga
Muncul Kasus Florona, Infeksi Ganda COVID-19 dan Influenza

“Alat ini efektif meredakan nyeri tanpa perlu pasien meminum obat. Karena melalui aktivasi sel-sel saraf di bawah kulit ada listrik bertegangan rendah yang dapat menunda efek nyeri untuk sampai ke saraf pusat. Selain itu, alat ini juga bisa membantu tubuh mengeluarkan hormon endorfinnya yang merupakan penghilang rasa sakit alami yang dimiliki tubuh,” kata dokter Saad dalam acara daring, Kamis (17/03).

Nyeri pada otot merupakan keluhan yang seringkali terjadi pada manusia terutama semenjak pandemi, nyeri otot dan sendi semakin meningkat karena banyak orang yang tidak aktif bergerak akibat aktivitasnya bekerja dari rumah.

Baca juga
Ramai Soal Warkopi Plagiat Warkop DKI, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Berdasarkan Indeks Nyeri Global pada 2017, prevalensi untuk kasus nyeri otot dan sendi di Indonesia mencapai 60 persen nyeri mendekati angka global 61 persen.

Kehadiran terapi TENS rupanya dapat membantu nyeri otot dan sendi yang kerap terjadi dan diklaim memiliki sangat sedikit efek samping.

TENS bekerja dengan mengalirkan listrik tegangan rendah lewat “patch” yang ditempel di sekitar lokasi nyeri otot dan sendi.

Alat ini bekerja dengan mekanisme “triple action” yaitu menunda rasa nyeri diterima oleh saraf pusat, mengeluarkan hormon endorfin dan serotonin, serta melancarakan peredaran darah sehingga dengan demikian rasa nyeri bisa berkurang bahkan tidak lagi dirasakan oleh penderita.

Baca juga
Kemungkinan Gelombang Tiga dengan Varian COVID-19 Lambda dan MU

Secara umum alat ini aman digunakan untuk penderita nyeri otot dan sendi yang berusia produktif maupun manula namun tentunya terapi baru bisa dilakukan dengan optimal setelah berkonsultasi dengan tenaga medis. Agar TENS aman digunakan di rumah, ia menyarankan agar pasien berkonsultasi dengan sehingga terapi dapat berjalan optimal.

Tinggalkan Komentar