Sabtu, 21 Mei 2022
20 Syawal 1443

Bahlil Bongkar Gaji Menteri, Kaban Tantang Potong Duit Pensiun Presiden Rp24 M

Bahlil Bongkar Gaji Menteri, Kaban: Potong Duit Pensiun Presiden Rp24 M

Mantan Menteri Kehutanan era Presiden SBY, MS Kaban ikut mengomentari pernyataan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia tentang gaji menteri Joko Widodo hanya Rp20 juta sebulan, sangat tidak pas.

“Saat ini, rakyat banyak yang susah. Harga bahan pangan mahal, minyak goreng naik meski sekarang katanya sudah terkendali. Lha ini ada pernyataan soal gaji menteri. Yang bilang menteri pula,” papar Kaban kepada Inilah.com, Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Meski demikian, Kaban membenarkan pernyataan Menteri Bahlil, bahwa gaji menteri bisa saja di bawah gaji seorang komisaris BUMN. “Saat jadi menteri ya memang segitu sih. Tapi kan enggak perlu diumbar. Harusnya, pejabat negara digaji segitu harus mengabdi kepada rakyat. Menunjukkan kinerja yang bagus. Bagaimana mencari terobosan atau solusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” paparnya.

Baca juga
Inggris Setujui Penggunaan Obat COVID-19 Buatan Pfizer

Selanjutnya, Kaban mengusulkan agar uang pensiun presiden dipotong. Asal tahu saja, pensiunan presiden mendapatkan dana pensiunan sebesar Rp24 miliar. “Kalau dua perioede ya dapatnya Rp48 miliar. Saat keuangan negara sedang seret, sebaiknya dipotong saja uang pensiun mantan presiden. Kira-kira, mau enggak presiden kita ini,” ungkap mantan Anggota DPR ini.

Mengingatkan saja, Menteri Bahlil membongkar besaran gaji menteri yang tidak lebih dari Rp20 juta per bulan dalam acara Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Selasa (25/1/2022). Jadi, masih menurut Menteri Bahlil, posisi menteri hanya mantap di gayanya saja. “Jangan berpikir bahwa para pejabat pemerintahan mengantongi duit yang banyak kendati mereka memang memiliki banyak kewenangan,” paparnya.

Baca juga
Jokowi Kendarai Motor Custom Tinjau Sirkuit Mandalika

Selanjutnya, Menteri Bahlil mambandingkan dengan para deputi di bawahnya, bergaji nyaris Rp100 juta per bulan. Atau komisaris yang bisa berpendapatan Rp200 juta per bulan.

Tinggalkan Komentar