Baju Baduy Laris Manis Usai Dipakai Presiden Jokowi, Dicek di Seluruh E-commerce Sudah Habis

Baju Baduy Laris Manis Usai Dipakai Presiden Jokowi, Dicek di Seluruh E-commerce Sudah Habis - inilah.com

Pasca digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan, baju dan tas kepek khas Suku Baduy kini laris di pasaran.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahkan untuk tas Baduy, sudah habis dan sulit ditemukan.

“Kemarin saya dapat laporan stok tasnya habis di seluruh platform e-commerce, habis semua,” kata Sandi.”Setidaknya ada dua eselon satu yang akan pakai baju hitam-hitam Baduy, tapi tidak dapat tasnya, dicek di seluruh e-commerce sudah habis,” sambungnya.

Larisnya penjualan baju Baduy di marketplace, membuktikan bahwa sektor ekonomi bisa bangkit di masa pandemi jika dipromosikan dengan bangga. Efek Jokowi menggunakan pakaian suku asal Banten itu sangat berdampak terhadap UMKM. 

Baca juga  Kasus Korupsi Bansos Covid-19 Masuk Penyelidikan, KPK Segera Umumkan Tersangka Baru

“Inilah bukti kekuatan produk e-commerce kita sangat konkret, langsung dirasakan. Menurut saya, ini keberpihakan, keadilan bagi pelaku UMKM yang selama ini 62 persen kontribusinya untuk ekonomi nasional dan 97 persen lapangan kerja diciptakan oleh UMKM,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi saat memakai baju adat Baduy, dilihat oleh lebih dari 300 juta penonton saat melakukan pidato. Foto-foto saat mengenakan baju Baduy juga tersebar luas di media sosial. Ini kemudian berdampak positif terhadap penjualan baju tersebut. 

Tinggalkan Komentar