Bakal Ditutup Menko Airlangga Hartarto, Inilah Kinerja IHSG 2021

Whatsapp Image 2021 12 21 At 10.12.28 (1) - inilah.com
Tampilan platform trading Indopremier Sekuritas. Foto: Inilah.com/Munjin

Perdagangan Saham tahun 2021 rencananya bakal ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Seremoni ini akan disaksikan oleh seluruh pelaku pasar secara virtual pada Kamis (30/12/2021) sore ini.

“Penutupan ini tentu dengan optimisme menyongsong perkembangan pasar modal Indonesia yang lebih baik ke depannya,” kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi dalam konferensi virtual, Kamis (30/12/2021).

Lebih jauh Inarno melaporkan bahwa sepanjang tahun 2021, pasar modal Indonesia menorehkan sejumlah pencapaian yang positif meski masih dihadapkan pada situasi Pandemi Covid-19. Aktivitas pasar modal sepanjang tahun 2021 bertumbuh secara positif.

Baca juga  Dikerjai Hacker Rusia, 487 MB Data di BI Amblas

Pertumbuhan tersebut, lanjut dia, tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah mencapai level 6.600,68 pada tanggal 29 Desember 2021. Angka ini meningkat 10,4 persen dari posisi Desember 2020.

“Pertumbuhan IHSG tersebut bahkan sempat menembus rekor baru, yakni di level 6.723,39 pada 22 November 2021, melampaui IHSG sebelum terjadinya pandemi,” ungkap dia.

Sementara itu, kapitalisasi pasar pada 29 Desember 2021 mencapai Rp8.277 triliun atau naik hampir 18 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2020 yakni Rp6.970 triliun.

Sementara itu, aktivitas Perdagangan turut membukukan kenaikan yang signifikan dibandingkan akhir tahun lalu. Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) tercatat di angka Rp13,39 triliun atau naik lebih dari 45 persen dibandingkan posisi akhir tahun lalu yakni Rp9,2 triliun.

Baca juga  Banggar DPR: Proses Pemulihan Ekonomi Masuk Jalur Tancap Gas

Selanjutnya, frekuensi transaksi harian juga telah mencapai angka 1,29 juta kali transaksi atau naik 91 persen dibandingkan akhir tahun 2020 dan merupakan nilai tertinggi jika dibandingkan dengan Bursa di Kawasan ASEAN sepanjang tiga tahun terakhir.

Pertumbuhan signifikan juga tercermin pada rata-rata volume transaksi harian yang telah mencapai 20,6 miliar saham atau naik lebih dari 80 persen dibandingkan akhir 2020.

Tinggalkan Komentar